Kayu Manglid

Mengenal Kayu Manglid, Inilah Kelebihan, Kekurangan, dan Pemanfaatannya

Satu di antara banyak jenis kayu yang banyak digunakan untuk konstruksi adalah kayu manglid. Bagi sebagian orang, jenis kayu yang satu ini mungkin memang tidak terlalu familiar di telinga. Popularitas manglid memang tidak begitu tenar jika dibandingkan jenis lain seperti jati, mahoni, merbau, dan beberapa nama lainnya.

Padahal kenyataannya manglid tidak kalah populer untuk berbagai konstruksi seperti kusen pintu dan jendela. Tidak hanya itu, kayu yang memiliki nama lain baros ini rupanya memiliki kualitas cukup mumpuni bahkan terbilang memuaskan.

Maka tidak heran jika Anda akan bisa dengan menggunakan cara yang mudah untuk menemukan para penjual kayu yang menawarkan manglid untuk berbagai jenis keperluan.

Misalnya untuk pembangunan jembatan, barang-barang hingga aneka jenis perkakas rumah. Jika Anda sedang mempertimbangkan penggunaan bahan kayu untuk pembuatan kusen atau perkakas rumah, bahan satu ini patut menjadi alternatif pilihan. Namun sebelum itu ketahui dulu karakteristik, kelebihan, kekurangan, dan juga pemanfaatannya seperti yang akan dijelaskan berikut ini :

Mengenal Karakteristik Kayu Manglid

Material yang satu ini dalam bahasa ilmiahnya (bahasa Latin) mendapat julukan Manglietia glauca BI (manglid baros). Selain nama Latin, ia juga memiliki sebutan tersendiri untuk aspek botaninya yaitu Magnolia Blumei PRANTL.

Material ini berasal dari pohon dengan nama yang sama yaitu pohon manglid, tingginya bisa sampai 40 meter. Dengan tinggi berkisar antara 25 hingga 40 meter, pohon tersebut bisa memiliki batang yang diameternya mencapai 150 cm.

Sedangkan lingkungan tumbuhnya berada di daerah yang cukup tinggi, tepatnya di ketinggian 1.000 sampai 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Salah satu karakter utama yang khas pada material tersebut adalah ringan.

Memiliki Berat yang ringan

Sifat ringan pada kayu manglid inilah yang pada akhirnya membuat para pengrajin lebih menyukainya. Berat yang ringan akan mempermudah dalam pengerjaan. Jadi kayu yang berupa mentahan bisa diolah sedemikian rupa sehingga mudah dibuat menjadi berbagai barang atau konstruksi bangunan. Meskipun ringan, manglid memiliki sifat kuat.

Baca juga : 7 Desain terbaik Untuk Kamar mandi dan Rahasia Material Kayu untuk Kamar Mandi.

Serat dan Warna Kayu Manglid

Kayu ini memiliki warna putih sesaat setelah diserut. Warna putih ini tidak bertahan lama tetapi bisa berubah dalam beberapa hari. Sesudah diangin-anginkan warnanya akan berubah menjadi kekuningan. Jika Anda perhatikan dengan baik, permukaan bahan ini tampak mengkilat. Jenis kayu Manglid memiliki aroma yang wangi jika Anda hirup.

Mengenal Keunggulan Kayu Manglid

Kayu dengan jenis manglid ini juga memiliki beberapa kelebihan yang perlu diketahui. Di bawah ini adalah beberapa kelebihan yang terdapat pada kayu jenis manglid ini. yuk simak berikut ini :

Tergolong Bahan yang Ringan

Ada banyak kelebihan yang bisa Anda temukan pada material dengan sebutan baros atau cempaka tersebut. Kelebihannya yang pertama adalah ringan. Seperti yang telah dijelaskan pada sebelumnya, bahan kayu jenis ini juga tergolong ke dalam kategori kayu yang ringan serta dengan berat jenis sebesar 0,41. Sebab ringannya tersebut membuat bahan ini lebih mudah dikerjakan dibanding jenis kayu yang lain

Memiliki Tingkat Keawetan Tinggi

Kelebihan berikutnya adalah memiliki tingkat keawetan golongan II. Jadi Anda tidak perlu meragukan keawetannya. Apabila terlindungi dari paparan air, barang atau perkakas yang terbuat dari material ini bisa bertahan sampai puluhan tahun. Apalagi jika penempatannya terhindar dari faktor pelapukan seperti angin atau hujan, maka bisa bertahan lebih lama

Memiliki Permukaan yang Mengkilat

Kayu manglid memiliki permukaan yang tampak mengkilat dan menarik. Maka tidak heran jika masyarakat Jawa Barat dan Bali banyak yang senang menggunakan material tersebut untuk berbagai macam kebutuhan. Selain mengkilat, strukturnya juga halus. Bahan ini sangat dikenal di Jawa Barat tetapi kurang populer bagi masyarakat Jawa Tengah dan Timur.

tentunya, tidak hanya keunggulan saja yang ada pada jenis kayu manglid, melainkan kayu manglid memiliki kekurangan yang wajib Anda ketahui juga, dan Berikut informasi mengenai kekurangan dari Kayu Manglid berikut inI :

Mengenal kekurangan Kayu Manglid

Seperti halnya dengan material lain kayu manglid juga memiliki kekurangan. Dengan sederet kelebihannya seperti awet struktur padat halus, dan mengkilat, kekurangan pada bahan satu ini perlu Anda jadikan pertimbangan saat membandingkan dengan material lainnya. Hal pertama yang perlu diketahui yaitu dari segi kekuatan bahan manglid.

Memiliki tingkat keras yang tidak terlalu bagus

Bahan ini memang dikenal sebagai salah satu material yang memiliki kekuatan tersendiri. Jika dilihat dari segi kekuatannya, manglid alias baros termasuk dalam golongan kelas kuat III. Dalam perkayuan, terdapat beberapa pengklasifikasian kelas kuat yaitu kelas I, II, III, IV, dan V. Dari penggolongan tersebut maka kekuatan baros termasuk sedang.

Baca juga : Jenis – Jenis kayu solid untuk Lantai Kayu

Hal ini sebenarnya tidak bisa dibilang kekurangan begitu saja. Tetapi perlu disadari bahwa baros bukan menjadi pilihan utama ketika Anda membutuhkan kayu yang benar-benar sangat kuat. Namun untuk konstruksi sederhana seperti kusen atau perkakas rumah, baros dianggap sudah mencukupi. Bahkan bisa juga untuk jembatan kayu.

Kayu Manglid tidak Anti Rayap

Kelemahan yang lain pada bahan kayu manglid adalah tidak tahan rayap. Beberapa jenis kayu memang tidak bisa dibilang anti rayap. Jadi harus memerlukan perlakuan khusus supaya terhindar dari ancaman rayap. Misalnya dengan menyemprotkan cairan khusus anti rayap. Cara penggunaannya disemprotkan sebelum kayu digunakan.

Manfaat Lain dari Kayu Manglid

Pemanfaatan baros untuk sehari-hari bisa ditemui dalam bentuk macam-macam. Salah satu yang paling sering adalah untuk pembuatan kusen, baik itu kusen pintu ataupun jendela. Kusen yang terbuat dari material baros memiliki kekuatan dan keawetan tersendiri sehingga bisa diandalkan dalam waktu lama.

Anda bisa dengan mudah menemukan penjual yang menawarkan kusen dari bahan kayu manglid. Harganya bervariasi tergantung dari ukurannya. Selain untuk kusen, material baros atau cempaka bulus ini juga banyak digunakan untuk daun pintu dan jendela. Dikarenakan permukaannya yang mengkilat membuat kayu ini banyak digemari.

Daun pintu dan jendela maupun kusen dari bahan manglid agak sulit ditemukan di Jawa Tengah dan Barat. Akan tetapi wilayah Jawa Barat (Sunda) terdapat banyak pengrajin yang menggunakan jenis bahan ini karena tanamannya banyak ditemukan di wilayah tersebut. Selain di Jawa Barat, pohon manglid juga banyak ditemukan di Bali.

Pemanfaatan manglid juga bisa untuk bahan konstruksi jembatan kayu. Tetapi sebaiknya pemanfaatannya ditempatkan bukan sebagai kaki jembatan karena jika terpapar air terus menerus keawetannya tidak bertahan lama. Material ini juga dipakai untuk pembuatan perkakas rumah.

Namun, banyaknya jenis kayu yang lebih baik dari kayu manglid untuk Anda gunakan, tetapi Anda bisa menjadikan kayu manglid sebagai alternatif Anda.

jadi, akankah Anda menggunakan Kayu Manglid?

Demikianlah informasi mengenani kayu manglid, terimakasih telah membaca artikel ini hingga tuntas, dan selamat menikmati hunian terbaik dengan Kayu Berkualitas

Scroll to Top