Finishing Lantai Kayu – Terdapat banya produk lantai yang bisa digunakan untu menampilkan ruangan hunian yang lebih cantik dan nyaman. Pastinya, setiap produk lantai kayu terutama lantai kayu mampu menawarkan kesan dan berbagai kelebihannya tersendiri.
Terlebih lantai kayu mampu digunakan pada area indoor dan outdoor, dasarnya untuk lebih menciptakan tampilan dan kulitas yang lebih optimal, memerlukan finisihing atau tahapan akhir pada area dasarnya.
Finishing dilakukan dengan berbagai jenis dan bahan, bahan yang terbaik pastinya mampu menghasilkan tampilan, kualitas, hingga ketahanan yang lebih maksimal. Namun, apakah perlu menggunakan finishing lantai kayu?
Produk Lantai kayu seperti flooring, parket, decking, miniflooring, atau produk kayu solid lainnya sangat memerlukan finishing, agar lebih mengetahui seberapa penting dan jawabannya, yuk simak ulasan lengkap mengenai finishing lantai kayu, berikut :
Alasan Finishing Lantai kayu di Perlukan

Menghasilkan tampilan lantai kayu yang Sempurna, dari aspek tampilan, ketahanan, hingga kekuatannya pastinya memerlukan lapisan tambahan untuk melindungi dari berbagai hal yang dapat merusak.
Apalagi, dua produk seperti Lantai parket kayu atau flooring lantai kayu diproduksi dengan bentuk yang kecil-kecil, dengan keadaan yang unfinish atau produk mentah.
Sehingga pengerjaan finishing sangat diperlukan, untuk membuat lantai parket menjadi lebih halus, dan mengeluarkan warna aslinya, sehingga pengerjaan produk lantai kayu terpasang dengan hasil yang rapih dan sempurna.
Namun, beberapa produk lantai kayu sudah dilakukan finishing pada awalnya atau dikenal dengan produk Coating, dimana produk coating mampu mempermudah dan mempercepat proses pemasangan karena tidak memerlukan finishing pada akhir pengerjaan.
Berbeda dengan finishing furniture atau perabotan berbahan dasar kayu lainnya, dimana lantai kayu dilakukan dengan berbagai tahapan dalam pengerjaan finishingnya, untuk lebih mengenal dan memahami jenis finishing dan langkah pengerjaannya, berikut informasinya :
Baca Juga : Perbedaan Pernis dan Plitur Kayu, Ternyata ini Pilihan yang Tepat!
Langkah – Langkah dan Jenis Finishing Lantai Kayu

1. Langkah Pengaplasan
Proses awal dari pengerjaan lantai kayu yakni pengamplasan, dimana proses ini dilakukan untuk mendapatkan permukaan lantai kayu yang lebih halus dan rata, ukuran grit yang digunakanpun beragam, dari 120 ataupun 150 grit atau tekstur hamplas.
2. Woodfiller
Beberapa produk kayu terkhususnya lantai kayu terdapat permukaan dengan pori-pori yang terbuka, walau tidak banyak namun pori tersebut mampu mengurangi kualitas lantai, dimana saat proses finishing lantai kayu kamu memerlukan tahan woodfiler untuk meratakan dan membuat permukaan lantai kayu menjadi lebih rata.
3. Woodstain
Langkah selanjutnya dari finishing lantai kayu yakni, woodstain atau perawaraan kayu, woodstain sendiri terbagi menjadi 2 type, yakni solvent based (campuran thiner) atau water based ( campuran air ). Biasanya, untuk pengerjaan woodstain water based menggunakn kuas serabut atau busa, sedangkan woodstain solvent base disarankan menggunakan kuas serabut atau kain lap untuk hasil lantai yang lebih rapih
4. Sanding sealer
Mungkin, kita kerap mendengar proses sanding pada lantai kayu, sanding sendiri merupakan tahapan setalah proses finishing woodstain, dimana sanding dilakukan untuk meratakan serat yang berdiri setalah woodstain dan mmemperkuat kualtias lantainya. Sehingga sanding sangat diperlukan saat proses finishing
5. Top Coat/Clear Coat
Setelah dilakukan sanding, lantai kayu diberi tahapan top coat atau clear coat untuk melindungi permukaan seluruhnya, sehingga lantai kayu menghasilkan tampilan yang natural, kuat, kokoh, dan tahan rayap hingga air.
Tentunya, proses atau pengerjaan finishing lantai kayu sedikit lebih sulit ketimbang finsihing lantai vinyl ( lantai tempel motif kayu ) Dimana, lantai finishing lantai vinyl hanya dilakukan dengan membersihkan sisa lem yang tercecer menggunakan laps basah, dan diratakan dengan roller.
Baca Juga : 5 Ide Pemasangan Vinyl Kayu Selain Lantai Ruangan
Bahan – Bahan Finishing lantai kayu
- Bahan melamin 2 Komponen
- ultran Parquet Lack (UPL) dan Poly Urethane (PU)
- Aqua Parquet Lack ( APL) dan campuran Air
- Bahan Ultran Lasur
Lalu, apa keuntungan dan kelebihan finishing untuk lantai kayu?
Kelebihan Lantai Kayu setelah di Finishing

- Menampilkan Warna Lantai kayu yang Lebih Cerah, Solid, dan Bertekstur
- Lantai menjadi lebih Aman, dengan tekstur yang lembut
- Lantai menampilkan kilap-an.
- Nyaman, aman untuk Lalu lalang yang Lama
- Lantai Kayu Lebih Lama, Awet, dan Terhindar Rayap
- Terlihat Mewah, Megah, dan Bernilai Tinggi
Kekurangan lantai Kayu Sebelum di Finishing
- Warna Lebih Pudar dan Menghasilkan debu berbahaya
- Tampilan tidak menarik
- Meninggalkan Tekstur tajam pada Lantai
- Warna Tidak Terlihat Alami
- Mudah rusak dan Terkena Hama rayap
- Tidak Menarik
Bagaimana? tertarik melakukan finishing lantai kayu sebelum digunakan?
