kayu sonokeling

Mengenal Kayu Sonokeling – Memiliki hunian terbaik dengan material kayu memang hal yang menyenangkan dan membuat hunian semakin nyaman. Tentunya penggunaan material kayupun tidak semua bisa anda gunakan, karena beberapa jenis kayu memiliki fungsionalnya masing-masing.

Kayu kerap digunakan untuk beberapa kebtuhan interior, dan yang paling sering digunakan untuk kebutuhan Lantai hunian, tentunya penggunaan material lantai perlu jenis kayu yang unggul dari beberapa aspek, seperti kelas keras dan awetnya.

Seperti kayu satu ini, yaitu kayu sonokeling. Sudah tahu dengan kayu sonokeling? mungkin beberapa dari Anda akan terdengar awam, namun setelah Anda mengetahuinya pasti akan terkejut dengan beberapa keunggualannya.

Apalagi, kayu sonokeling kerap di samakan dengan kayu terbaik di indonesia, yaitu kayu jati. Maka dari itu kami akan memberikan beberapa informasi menarik mengenai kayu sonokeling, dan diakhir kami akan sampaikan beberapa perbedaan dari kedua jenis kayu tersebut

Untuk itu, bagi Anda yang penasaran dengan jenis kayu sonokeling, yuk simak beberapa informasi terkait mengenai jenis kayu tersebut, tapi sebelum membahas informasi lengkap. Anda perlu tahu terlebih dahulu Harga dari produknya. Berikut informasinya :

Harga Lantai Kayu Sonokeling

Nama ProdukUkuran ProdukHarga Produk
Grade A Sonokeling1,5 x 9 x 40 – 70Rp. 550,000,-
Flooring FJL sonokeling1,5 x 10 x 120 cm onlyRp. 350,000,-
Flooring FJL1,5 x 10 x 120 cm onlyRp. 350,000,-
Flooring Grade B1,5 x 9 x 30-90Rp. 420,000,-
Harga belum termasuk pemasangan.

Karakteristik Lantai Kayu Sonokeling

Kayu sonokeling termasuk dalam kategori kayu keras, karena sonokeling memiliki berat jenis 0,77-0,86 dengan kadar air sebesar 15%. Tekstur yang dimiliki oleh kayu jenis ini sangat indah dan tampak mewah inilah mengapa kayu sonokeling akhir akhir ini menjadi populler, walau belum banyak yang menggunakannya.

Jika diperhatikan, serat kayu jenis ini cenderung lurus meski ada juga yang bergelombang, dengan warna yang sangat unik, yaitu berwarna hitam keunguan, sementara bagian pinggirnya berwarna putih kekuningan.

Ditempat asalnya yaitu jawam kayu sonokeling sering disebut dengan sonobrit atau sonosungu. jenis pohon ini bisa tumbuh hingga ketinggian 20-40 meter, sementara batangnya bisa mencapai diamater 1,5 meter.

Sonokeling kini Semakin langka dan Masuk Spesies rentan punah

Kayu sonokeling biasa dipanen sangat lama bisa mencapai 20-50 tahunan, jika dipanen dibawah usia tersebut, kualitas yang dihasilkan akan sangat jauh menurun, harganyapun akan turun menjadi murah, meski begitu masih banyak yang nekat memamaen pohon di umur 5 tahu, ini biasanya dilakukan oleh penebang liar, namun tenang kayu sonokeling yang dihasilkan oleh kami merupakan sono keling dengan kualitas terbaik.

Baca Juga : Tidak hanya kayu sonokeling, ternyata ini material lantai terbaik lainnya.

Maka dari itu, Harga dari lantai kayu sonokeling cukup lumayan tinggi, karena kayu kami merupakan kayu berkualitas tinggi, Namun apakah Anda tahu mengapa kayu sonokeling sedikit mahal? mari kita simak beberapa kelebihan dan kekurangan.

Ternyata begini plus dan minus dari Lantai Kayu sonokeling

Tentunya penggunaan material kayu untuk lantai, perlu Anda ketahui kelebihan dan kekurangannya agar Anda semakin yakin dan tau mengenai material tersebut. yuk simak beberapa informasi mengenai keunggulan dan kelemahan kayu sonokeling. Berikut informasinya :

Keunggulan dari Lantai Kayu Sonokeling

Keunggulan yang akan didapatkan oleh Anda yaitu, sonokeling memimiliki ketahan yang sama dengan kayu jati, namun dengan Harga yang lebih murah, sehingga kayu sonokeling bisa menjadi alternatif Pilihan jika Anda memiliki budget yang terbatas.

tekstur dari kayu sonokeling pun sangat mudah dipelitur karena halus, jadi Anda tidak bersusah payah untuk menghaplas terlebih dahulu, Getahnya pun memlik kandungan alami yang bisa menangkal jamur yang menyebabkan pembusukan dan juga mampu mengatasi rayap karena kandungan alaminya.

Kelemahan dari Lantai Kayu Sonokeling

Jika ada kelebihan pasti ada juga kekurangan bukan? begitulah kayu sonokeling, kayu sonokeling memiliki kekurangan dari soal warna yang cenderung gelap, tidak semua orang menyukai kayu gelap, karena orang-orang cenderung lebih memiliki warna terang agak tampak natural misalnya seperti kayu jati.

Selain itu, kadar airnya cukup tinggi yakni 15%, hal ini berarti dibutuhkan proses pengeringan yang lebih lama untuk mencapai kadar idel sekitar 12%. Namun Anda tidak usah khawatir, karena kami akan menyediakan Lantai kayu sonokeling dengan sebaik-baiknya.

Sejak tadi pasti Anda akan penasaran, memang perbandingan kayu jati dengan kayu sonokeling bagaimana, karena sejak awal kayu jati sering dikatikan sama dengan Kayu sonokeling, mari kita simak Perbandingan Kayu jati dan kayu sonokeling.

Perbandingan Kayu jati dan Kayu Sonokeling

Kami akan memberikan beberapa perbandingan dari kayu jati dan sonokeling agar Anda bisa menilai, kayu mana yang terbaik. berikut perbandingannya.

Perbedaan Warna kayu sonokeling dan Kayu Jati

Hal pertama yang bisa Anda temukan perbedaan dari Kayu Jati dan sonokeling yaitu perihal warna dan seratnya, seperti yang kita ketahui bahwa kayu jati memiliki warna kecoklatan dengan serat yang bergelombang. Warna tersebut sangatlah khas bagi kayu jati, namun begitupun kayu sonokeling.

Baca juga : Seperti apa sih kayu jati? ternyata ini keistimewaannya

Kayu Sonokeling memiliki warna coklat kehitaman dengan serat yang hampir mirip dengan kayu jati, kedua kayu tersebut memiliki serat dan terkstur yang hampir sama. namun kedua kayu tersebut dibedakan dengan warna solidnya. Bagi Anda yang suka dengan warna cerah Anda dapat memilih kayu jati, dan sebaliknya jika mengingikan warna kayu yang gelap, kayu sonokeling bisa menjadi alternatif pilihannya.

Perbedaan Kualitas kayu

Kedua jenis kayu tersebut memiliki perbedaan dari kualitas kayu, hal tersebut dikarenakan kayu jati memiliki kualifikasi yang lebih unggul dibandingkan kayu sonokeling, dengan begitu jangka waktu keawetannya lebih panjang kayu jati.

Namun hal ini kembali kepada selera yang Anda inginkan. Jika anda mencari warna, kayu sonokeling bisa menjadi jawaban, dan jika Anda mencari warna dan kualitas, jati bisa Anda gunakan.

Perbedaan Harga kayu

Kayu sonokeling memiliki nilai harga yang lebih tinggi dari kayu jati, perbedaan harganyapun cukup tinggi dikisaran 50 hingga 80 rb permeternya, namun hal tersebut sangat berpengaruh dalam budgeting hunian.

Untuk itu, jika Anda memiliki banyak budget Anda bisa jadikan kayu sonokeling sebagai alternatif pilhan, dan sebaliknya jika budget Anda minim, Kayu jati sangat tepat untuk alternatif lantai hunian.

Sudah tahu jenis kayu mana yang Akan Anda gunakan? Jati atau sonokeling? Hal tersebut kembali kepada selera yang Anda inginkan.

Namun ngomong-ngomong tentang kayu sonokeling, ternyata kayu tersebut memiliki manfaat lain lho. Apa saja? berikut informasinya :

Manfaat Kayu Sonokeling

Seperti yang kita tahu bahwa kayu sonokeling termasuk kayu yang keras dan memiliki warna yang unik, dengan jumlah kayu yang mulai sedikit.

Hal ini membuat kayu tersebut memiliki nilai jual yang tinggi, maka dari itu banyak petani memanfaatkkan kayunya untuk dibuat beberpa kebutuhan agar harga jualnya semakin tinggi, apa saja manfaatnya? berikut informasinya :

  • Kayu Sonokeling untuk material Furniture
  • Kayu Sonokeling untuk dijadikan Lemari, kursi dan perabotan lainnya
  • Kayu sonokeling digunakan untuk material lantai hunian

Manfaat tersebut sangatlah banyak Anda temukan di beberapa pengerajin furnitur dan perabotan lainya, maka dari itu jika Anda menginginkan material dengan fungsi dan manfaat yang sudah terjamin, Anda bisa mengngunakan material kayu sonokeling.

Demikianlah informasi yang bisa disampaikan, terimakasih telah membaca artikel ini hingga tuntas, tentunya gunakan material terbaik agar hunian semakin berkualitas.

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top