Mengenal atap Bitumen – Sebuah hunian yang nyaman, tentunya terdiri dari material interior yang pas, salah satunya yaitu Atap. Atap merupakan material penting untuk melidungi pemilik hunian dari berbagai macam hal, seperti dampak hujan, Panas yang menyengat serta hal lainnya.
Hal tersebut membuat Anda perlu mengenali jenis atap yang akan Anda gunakan pada saat proses pembangunan Hunian. Tentunya faktor penting seperti tingkat kekuatan, keawetan perlu Anda ketahui.
Dipasaran ada banyak jenis atap yang bisa Anda gunakan saat membangun rumah yang nyaman, salah satunya yaitu atap bitumen. Ada yang tahu apa itu atap bitumen?
Atap bitumen secara singkatnya, ialah jenis genteng yang memiliki tampilan modern dan terkesan mewah, untuk itu jika Anda tertarik mengenal atap satu ini, yuk simak beberapa informasi mengenai atap Bitumen, berikut :
Apa itu Atap Bitumen?

Atap bitumen itu sendiri merupakan material atap yang terbentuk dari komposisi asap serta Bitumen yang sudah disempurnakan dengan bahan lainnya.
Pecampuran tersebut, melingkupi beberapa bahan seperti Alga Coating, Fiberglass, dan pasir Batu. Maka dari itu, atap bitumen sering dikenal dengan atap Aspal.
Jadi, atap bitumen itu terbuat dari bitumen? apa itu bitumen?
Bitumen adalah Aspal?
Bitumen itu sendiri merupakan bahan yang dihasilkan dari senyawa Hidrogen dan karbon ( Hidrokarbon ) serta memuat sulfur, klor serta Oksigen, mungkin anda sering mengenalnya sebagai bahan aspal.

Walau terbuat dari bahan aspal, bitumen itu sendiri memiliki tingkat kepadatan yang baik, maka dari itu Bitumen sendiri bisa digunakan diberbagai macam kebutuhan, termasuk penggunaan genteng hunian.
Lalu, kenapa tiba-tiba ada aspal bitumen?bagaimana sejarahnya?
Tahun pembuatan Atap Bitumen
Ternyata atap bitumen itu sendiri sudah hadir sejak puluhan tahun kebelakang, hal ini dituturkan dalam sejarahnya, yaitu atap bitumen merupakan atap yang dikembangkan dari tahun 1893.
kemudian pada tahun 1900-an terjadi penyebaran dinegara Amerika serikat, Alhasil terjadi peningkatan produksi pada tahun 1939 hingga mencapai 11 juta pengunaan genteng.
Baca juga : Tidak kalah lama, atap sirap kalimantan lebih kuat dan tahan lama!
Namun, pada tahun 1939 atap bitumen belum mempunyai perekat yang utuh, oleh karena itu pada tahun 1950, produksi atap satu ini mulai merealisasikan perekat antar genteng.
Setelah 10 tahun kemudian proses tersebut terus berkembang dengan berbagai bahan, termasuk fiberglass. maka dari itu, pada saat ini Anda dapat memilih jenis dari bitumen.
Jenis – Jenis atap Bitumen
Tersedia beberapa jenis atap yang bisa Anda pilih, maka dari itu cek uraian jenis yang bisa Anda gunakan sesuai dengena selera Bangunan Anda, berikut informasinya :

- Atap Bitumen Gelombang, atap ini memiliki pola bergelombang, dengan bahan bitumen dan serat selulosa sehingga tahan karat dan korosi
- Genteng bitumen Tile, memiliki bentuk atap kotak seperti ubin, terbuat dari bahan granual, aspal fiberglass, coating, jenis atap bitumen ini memiliki defisinis sederhana yang kuat
- Atap shingles Flat, jenis atap bitumen ini memiliki bentuk datar, dan terbuat dari bahan aspal, fiberglass, pasir batu, keunggulannya yang kuat terjamin bertahan lama
- Tipes Shingles CTI, jenis atap bitumen selanjutnya memiiki berat yang ringan, kokoh serta tidak mudah rusak. Terlebih bahan yang digunakannya terbuat dari serat selulosa yang berarti material kuat terjamin.
- Atap Onduvilla, jenis atap bitumen selanjutnya memiliki tekstur seperti genteng dengan berbahan dasar Onduline, serta selulosa, bitumen, dan rasin, membuat atap satu ini kuat terhadap berbagai macam cuaca ekstrem.
Jika jenisnya yang beragam, ukuran berapa saja yang bisa di gunakan untuk hunian? Berikut informasinya :
Ukuran Atap Bitumen
berikut beberapa ukuran yang bisa Anda aplikasikan untuk hunian dengan atap bitumen :
- Jenis Atap Bitumen gelombang : Lebar 95cm, panjang 200 cm, Tebal 03cm, Berat 6,5 kg, Tinggi gelombang 4cm, jumlah gelombang 10cm.
- Atap Bitumen datar, panjang 100cm, Lebar 33cm, Exprosure 13,4cm, Jumlah Budle 21, Berat 11kg/m2.
Sementara itu, untuk jenis tile umunya ukuran atap bitumen berukuran 28cmx100cm dan 30x100cm dengan ketebalan 2 hingga 3mm.
Baca juga : PROMO! Gunakan lambersering Kayu solid, untuk kebutuhan dinding dan atap
Tentunya, pproduksi yang sudah lama, serta jenis jenis yang beragam membuat Ata satu ini memiliki kelebihan yang unggul, penasaran dengan kelebihanya? Berikut informasinya :
Keunggulan dan kekurangan Atap Bitumen

Kelebihan Atap Bitumen
- Daya tahan Baik, kelebihan pertama dari atap bitumen yaitu tahan terhadap api, air dan angin kencang, hal ini sangat mengutungkan apalagi indonesia sering menghadapi cuaca ekstrim.
- Durablitias Panjang, biasanya bitumen dapat bertahan hingga 20-30 tahun, tidak heran jika atap satu ini dapat memberikan rasa aman hingga puluhan tahun.
- Bobot Ringan, jenis atap bitumen terkenal dengan bobot yang ringan, karean itu sangat pas untuk dipakai atap hunian, terlebih jika dikombinasikan dengan kontruksi atap bajak ringan.
- Kedap suara, keunggulan lainnya yaitu genteng bitumen sangat tepat jika Anda mencari material genteng yang dapat meredam suara berisik.
Kelemahan Atap Bitumen
- Harga yang tidak terjangkau, dengan kualitas dan kelebihan tersebut tentunya atap bitumen memiliki harga yang cenderung lebih mahal.
- Pemasangan yang rumit, walau memiliki bobot dan bentuk yang ringan, ternyata atap bitumen memiliki kelemahan dari pemasangan yang sedikit lebih ribet, untuk itu kehati-hatian tinggi jika melakukan pemasangan atap satu ini.
Bagaimana? tertarik dengan atap bitumen satu ini?
Sebelum Anda menggunakan material atap satu ini, pastikan Anda mengetahui cara perawatan atap bitumen, karena perawatan yang tepat akan memberikan masa penggunaan yang lebih panjang, untuk itu yuk simak tahap perawatannya :
Cara merawat Atap Bitumen ( Atap aspal )

- Membersihkan atap secara berkala, perawatan ini perlu agar Atap seperti sampah, lumut dan kotoran lainnya tidak mengendap di permukaan atap.
- Ventilasi bersihkan, lubang ventilasi di atap sangat perlu anda perhatikan agar tidak ada sampah yang menyumbat, dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
- Pemeriksaan plafon, pada saat merawat atap. Ada baiknya anda pun perlu melihat kondisi plafon rumah, hal ini untuk mengecek apakah plafon tersebut bocor atau tidak
Jadi, Sudah tahu apa itu atap bitumen atau atap aspal?
Demikianlah informasi yang bisa disampaikan, terimakasih telah membaca artikel ini hingga tuntas, tentunya Anda dapat mempelajari banyak material yang ada di Rajawali parket indonesia satu ini.
