Apa Itu Beton Precast? Yuk, Kita Bahas Sampai Tuntas

jenis beton precast

Di Indonesia, Jenis beton precast lebih dikenal dengan istilah “Beton Pracetak”.

Ya, sesuai namanya, material ini berupa beton yang di cetak atau diproduksi terlebih dulu melalui fabrikasi.

Sehingga nantinya beton tersebut akan langsung dibawa ke lokasi proyek untuk dipasang sesuai dengan kebutuhan.

Lebih singkatnya lagi, beton precast tidak dicor langsung pada lokasi proyek, namun diproduksi melalui system industry dengan kontrol ketat.

Ada beragam jenis beton precast yang masing-masingnya memiliki fungsi tersendiri.

Jenis dan Fungsi Beton Precast

1. Paving Block

Paving Block

Dilihat dari segi fungsi, biasanya paving block dijadikan sebagai pelapis lantai di area outdoor, seperti taman, pinggiran jalan raya, dan lain sebagainya.

Kelebihan dari Paving Block terdapat pada daya tahannya yang begitu baik dalam menahan beban berat.

Namun, pada proses pemasangan Paving Block kondisi tanahnya harus dipadatkan.

Apabila proses tersebut dilakukan dengan tepat, maka dapat meningkatkan kekuatan kompresi Paving Block dan sambungan antara betonnnya semakin kokoh.

Beton Paving Block tersedia kedalam berbagai ukuran dan varian warna, sehingga bisa dipilih sesuai selera.

Baca juga: Mengenal Rabat Beton

2. Road Barrier (Pembatas Jalan)

Road Barrier (Pembatas Jalan)

Fungsi Road Barrier berperan sebagai pembatas jalan untuk mencegah kendaraan keluar dari jalur yang sudah ditentukan, maupun memasuki area tertentu.

Road Barrier biasanya terbuat dari material plastik, baja, dan beton.

Akan tetapi, material beton lebih diandalkan karena tingkat kekuatan dan ketahanan yang lebih bagus dari plastik dan baja.

Adapun kekurangan dari Road Barrier berbahan beton terdapat pada bobotnya yang lebih berat, sehingga membutuhkan peralatan khusus saat proses pemasangan.

3. Pagar Panel Beton

Untuk keamanan lebih ekstra, maka pagar panel dari beton precast adalah jawabannya. Ya, sebab pagar beton memiliki tingkat kekuatan dan kekerasan yang sangat mumpuni.

Pastinya pagar beton tahan terhadap benturan keras, pengaruh cuaca ekstrim dan serangan hama.

Disisi lain, proses pemasangan pagar panel beton juga terbilang singkat yang menjadikannya lebih efisien.

Terlebih pagar panel beton tidak membutuhkan perawatan khusus yang dapat menghemat biaya operasional.

Meski demikian, kekurangan dari pagar panel beton ini terdapat pada tampilannya yang terkesan monoton dan membosankan.

Agar tidak terkesan monoton, anda bisa memberi lapisan cat pada pagar panel beton dengan warna yang sesuai konsep hunian.

Baca juga: Jenis Kayu untuk Pagar Rumah

4. Beton U-Ditch

Beton U-ditch

Dinamai dengan Beton U-Ditch karena memang bentuknya yang menyerupai huruf “U”.

Berbicara soal fungsi, umumnya beton U-ditch diaplikasikan sebagai sistem drainase. Dengan menggunakan beton U-ditch, pastinya sistem drainase dapat diatur sesuai keinginan.

Adapun harga beton U-ditch yang cukup bervariasi, karena tergantung dari ukuran panjang, ketebalan, serta kualitasnya.

5. Beton Box Culvert

Selanjutnya ada jenis beton Box Culvert yang secara fungsi mirip dengan beton U-ditch, yakni dijadikan untuk saluran drainase.

Hanya saja, beton Box Culvert tampil dengan bentuk box atau kotak yang dilengkapi dengan spigot dan socket.

Beton Box Culvert

Ya, spigot dan socket inilah yang berperan penting agar air hujan tidak menyerap kedalam tanah.

Sehingga Box Culvert ideal dijadikan sebagai saluran pembuangan air kotor diberbagai tempat seperti tunnel, underpass, jembatan, gorong-gorong, dan lain sebagainya.

Dikarenakan fungsinya yang seperti demikian, tentu saja beton Box Culvert harus memiliki daya tahan dalam menopang beban berat diatasnya.

Baca juga: Jenis Semen Bangunan

Proses pemasangan beton Box Culvert biasanya diawali dengan pembuatan parit yang sudah diratakan menggunakan material granular.

Dengan demikian, maka tingkat ketinggiannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Setelah itu, barulah beton Box Culvert akan diletakan di area hilir dengan socket yang menghadap ke hulu untuk pemasangan box culvert selanjutnya.

Nah, itu dia beberapa jenis beton precast dengan masing-masing fungsinya, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum menggunakannya.

Scroll to Top