Jenis paku – Membahas material kontruksi mungkin tidak akan ada habisnya, dimana material kontruksi tersedia dengan bentuk dan fungsinya tersendiri.
Salah satunya material paku, dimana dalam dunia kontruksi, peranan paku terbilang cukup vital. Dimana fungsi paku berguna sebagai perekat antara dua bahan dengan cara dipukul dengan menggunakan palu.
hal tersebut dilakukan untuk melekatkan dua bahan dengan menembus keduanya, dimana kedua bahan tersebut akan menyatu secara kokoh dan kuat. Tak hanya itu saja, ternyata material paku terbagi menjadi beberapa jenis lho.
Setiap jenis pastinya memiliki peranan tersendiri hingga bahan dan ukuran yang digunakan, lalu, apa saja jenis paku yang ada? untuk lebih mengenal paku dari bahan, fungsi, dan ukuran. Yuk simak ulasannya berikut :
Jenis Paku, Ukuran dan Fungsinya
1. Paku Beton

Salah satu jenis paku yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia yakni Paku Beton, dimana paku satu ini sangat umum untuk digunakan, hal tersebut dikarenakan paku beton sangat unggul untuk kebutuhan apapun.
Masalahnya, bentok dan tekstur paku beton sangat unggul, hingga masuk kedalam salah satu jenis paku yang paling kuat dibanding paku lainnya. kekuatan itulah menjadikan paku beton sangat efektif dan relatif mudah untuk keperluan apapun.
bahkan sebagian masyarakat indonesia kerap meng-unggulkan paku ini untuk kebutuhan dinding bukan? sifat kuat dan tekstur yang tajam inilah yang membuat proses memaku menjadi lancar dan tak khawatir paku patah atau bengkok.
Kamu bisa menemukan paku satu ini ditoko material dengan warna hitam atau putih, serta ukuran yang bervariatif antara 2,5 cm hingga 12,5 cm sesuai kebutuhan.
2. Paku Tembok

Salah satu paku multifungsi lainnya yakni paku tembok, meskipun dikenal dengan nama paku tembok, namun fungsi utama dari paku ini bukan untuk dinding lho, melainkan paku tembok digunakan sebagai pengikat balok kayu buatan seperti blackboard hingga teakwood.
Keunikan dari jenis paku ini terlihat dari kepala pakunya yang kerucut terbalik, sehingga proses memakunya memerlukan sedikit membutuhkan keahlian.
Walau begitu paku satu ini jadi unggulan para pengerajin kayu. Kamu bisa menemukan ukuran paku tembok di toko material berkisar antara 3 hingga 8 cm.
3. Paku Payung atau paku Upholsyery

Jenis paku satu ini kerap menjadi unggulan bagi pengerajin kursi atau jok motor lho, hal tersebut dikarenakan paku payung memiliki kepala dengan bentuk membulat dan batang yang pendek, sehingga karakter paku ini sangat pas sebagai pengikat antara busa, kulit, dengan kayu kursi.
Diamater yang kecil, membuat tampilan paku jok tak terlihat dan tidak berbahaya sehingga kursi akan aman saat digunakan. Kamu bisa menemukan paku satu ini dengan ukuran hanya 1/2 inchi saja, dengan warna yang bervariatif antara silver, emas, hingga hitam kecoklatan.
4. Paku Venner

Memiliki ukuran batang yang sangat kecil, dengan panjang yang tinggi, membuat paku venner kerap menjadi andalan untuk mengikat papan kayu laminasi venner agar tidak mudah lepas atau copot.
Baca Juga : Ulas Lengkap Material Venner! Karakteristik, Jenis dan Cara pemasangannya
Tentunya, dengan ukuran yang kecil, membuat proses pemasangannya terbilang menjadi lebih mudah. Paku Venner tersedia denga ukuran yang bervariatif lho, kamu bisa menemukan paku venner di toko material dengan ukuran dari 1 hingga 6 cm.
5. Paku Duplex

Saat proses pengecoran jalan, para tukang kerap membutuhkan kawat yang saling ikat sebagai petanda atau patokan ukuran tinggi agar jalan menjadi rata. Hal tersebut bisa dilakukan dengan mudah dengan penggunaan paku duplex.
Fungsi paku satu ini memang digunakan sebagai tumpuan pengikat dengan mudah. Terlebih paku duplex memiliki ciri unik, yakni memiliki kepala paku seperti pedang dengan 2 diamater yang berbeda.
Fungsi kepala tersebut berguna untuk mencengkram tali kawat dengan kuat, agar tidak mudah lepas. Paku duplex memiliki ukuran panjang antara 8 cm hingga 15 cm, pemilihan ukuran tersebut dipilih sesuai ukuran pengecoran yang akan dibuat.
6. Paku Seng

Saat pemasangan atau membangun atap seng, maka satu paku yang bisa kamu unggulkan yakni Paku seneng. sesuai namanya, jenis paku satu ini memiliki fungsi untuk menghubungkan asbes dan papan fiber agar tidak mudah lepas, berbeda dari jenis lainnya.
Paku seng terbuat dari bahan besi yang sudah diberikan lapisan galvanis agar awet dan memiliki waktu yang lama. Satu keunikan lainnya, dimana paku seng memiliki batang yang memiliki tekstur sedikit mengulir, ukuran yang bisa kamu gunakanpun cukup beragam, dari ukuran 7 cm hingga 10 cm.
7. Paku Cacing

Jenis paku satu ini, memiliki bentuk yang terlihat asing dibanding jenis paku pada umumnya, dimana paku cacing memiliki bentuk bergelombang layaknnya cacing pada umumnya.
Fungsi paku satu ini dibuat sebagai penjepit papan yang mengikat antara papan kayu agar tidak terlepas dan terikat dengan erat. Dibalik bentuknya yang unik, paku cacing berperang penting untuk menyatukan dua elemn kayu agar lebih kokoh, kuat dan tidak lepas.
Walau demikian penggunaan paku cacing untuk dinding tidak direkomendasikan sebab akan membuat tembok jadi rusak. Paku cacing juga memiliki ukuran yang cukup kecil dan tipis, biasanya di toko material hanya tersedia ukuran berkisar 3mm saja.
8. Paku Kayu

Material kayu merupakan komponen atau bahan yang sangat penting dalam kontruksi, bahan yang memiliki ragam fungsi kerap dimanfaatkan sebagai beberapa kebutuhan, salah satunya kebutuhan perabotan kayu.
Baca Juga : Ini dia, 9 Jenis Sambungan Kayu yang Sering Digunakan Selain Pakai Paku
Untuk menyatukan antara kayu satu dengan yang lainnya tentunya memerlukan elemen paku, dimana paku yang digunakan yakni Paku Kayu. Berbeda dari jenis paku diatas, dimana paku kayu terbuat dari material kayu asli, sehingga pemasangan paku pada kayu tidak akan terlihat, sehingga lebih menampilkan kesan yang lebih natural.
Hal yang uniknya, dimana paku kayu tidak bisa untuk membuat lubang, melainkan sebagai pengikat utama agar menempel, secara singkatnya.
Perabotan kayu diberi lubang dengan alat khusus, dan dimasukan pakyu kayu untuk menutupi lubang tersebut. Ukuran paku payu sangatlah bervariatif, dimulai dari 2 cm hingga 10 cm.
Jadi, sudah tahu jenis paku apa yang ada di toko material?
