Bagian Tangga – Material Tangga merupakan sarana transportasi atau penghubung antara lantai 1 dengan lantai 2, dimana penggunaan tangga menjadi tumpuan utama bagi kamu yang memiliki hunian lebih dari 1 lantai.
Tangga sendiri memiliki berbagai bagian yang saling terhubung satu sama lainnya, dimana setiap bagian memiliki peranan tersendiri. Hal ini pastinya sangat penting agar kontruksi tangga tetap kokoh dan kuat.
Tak hanya itu, pemilihan materialpun sangat penting untuk tingkat kekokokhan dan tampilan, dimana tangga menjadi bagian untuk membuat hunian lebih estetik dan indah.
Maka, sebelum membangun tangga rumah, pastikan kamu mengenal beberapa bagian tangga dan kualitas material sebelum membangunnya, ada apa saja? simak ulasan lengkapnya berikut :
Bagian bagian Tangga dan Fungsinya
Meskipun bentuk dan Model tangga sangat bervariasi, namun bagian-bagian tangga pada umumnya tetap sama, bagian tangga tersebut diantaranya :
1. Bentuk dan Material Pondasi Tangga

Bagian utama dalam pembangunan tangga yakni Pondasi atau Landasan agar tangga tidak mengalami penurunan, maupun pergerseran. Standar pondasi pada tangga bisa dari beton bertulang, batu kali atau kombinasi dari dua tersebut.
Biasanya pondasi tangga dikenal dengan sebutan Ibu tangga, dimana bagian ini memiliki fungsi untuk mendukung anak tangga. Dimana, ibu tangga atau pondasi tangga dibangun menggunakan material baja, baja profil, ataupun besi.
2. Anak Tangga

Pada dasarnya, anak tangga memiliki fungsi sebagai tumpuan telapak kaki, yang dibuat dengan jarak yang sama antara anak tangga satu dengan lainnya, dimana jarak tersebut diberi selisih tinggi agar kaki melangkah dengannyaman.
Bentuk tangga dan ukuranpun cukup bervariatif, yang disesuaikan dengan konsep dan selera pemilik hunian. Anak tangga terbagi menjadi 2 bagian, yakni horizontal ( pijakan datara ) dan vertiical ( pijakan untuk naik).
Baca Juga : 2 Produk Anak Tangga Paling Laris yang Memiliki Tampilan Cantik! Buka Produknya Disini
Ukuran anak tangga berkisar 20-33 cm, dan bagian vertical langkah berkisah 15-18 cm. Namun, berbeda dengan tangga darurat yang ada di rumah sakit, dan bangunan lainnya, dimana tangga darurat memiliki ukuran pada bagian vertikal mencapai 20cm, untuk panjang dan lebarnya memiliki ukuran minimal 90cm
3. Railing atau Pagar Tangga

Fungsi bagian railing atau pagar pada tangga yakni sebagai pelindung yang diletakkan disamping sisi tangga, sebagai fungsi untuk melindungi pemilik hinian agar tidak jatuh kepinggir.
Namun beberapa type dan model tangga kerap tidak menggunakan railing. Kamu bisa menggunakan berbagai macam material atau bentuk agar tangga lebih artistik. Tapi, pastikan material yang aman dan nyaman saat dipegang
4. Bordes atau Tempat istirahat

Mungkin, jika kamu pernah menaiki dan menuruni tangga dengan model L atau membelok, pasti pada ujung tengah tangga terdapat bagian yang mendatar kosong bukan?
Nah, dataran tersebut dikenal dengan bordes atau pelat datar diantara anak anak tangga. Dimana bordes sendiri memiliki fungsi sebagai area istirahat.
Ukuran bordes sendiri lebih besar ketimbang anak tangga, dimana berukuran lebar antara 80 – 100 cm untuk tangga umum, dan untuk bordes tangga type L, tangga lurus, atau tangga bentuk U memiliki lebar diantara 120 hingga 200 cm.
Pembangunan tangga pun tak terpaku pada bagian-bagian utamanya saja, melainkan tangga memiliki element – element penting untuk membangun area tangga menjadi lebih aman, nyaman, dan berestetika. Lalu, apa saja element pada tangga?
Baca Juga : 4 Jenis Material Tangga Bangunan Paling Kuat! dan Ketahui Kelebihan beserta Stukturnya
Komponen Detail Tangga ( Elemen )
Komponen detail pada tangga terdiri dari berbagai dengan fungsinya tersendiri, diantara :
- Baluster : Komponen detail satu ini merupakan kumpulan tiang pada bagian Railing sebagai sistem pengamanan inti, agar pemilik hunian tidak masuk kekolong pinggiran.
- Tread atau Going : Komponen detail ini merupakan komponen horizontal dan mendatar yang berfungsi sebagai tapak, biasanya material yang digunakan terbuat dari Kayu Solid
- Newel : Komponen satu ini hampir sama dengan beluster, namuna newel memiliki ukuran yang lebih besar, biasanya tiang ini digunakan sebagai pemisah atara balutrade atau balustrade, newel sendiri kerap terlihat di bagian utama tangga dengan bentuk yang lebih besar.
- Riser : Riser atau komponen yang hampir sama dengan tread, bedanya riser digunakan pada bagian pinggir papan yang vertikal, komponen ini ditentukan dengan membagi total ketinggian lantai dengan jumlah anak tangga pada desain tangga.
Jadi, sudah tahu bagian pada tangga bangunan?
