Harga Lantai Laminate – Pemilihan lantai bermotif kayu menjadi trend saat ini, selain memiliki tampilan natural, penggunaan lantai bermotif memberikan nilai tinggi untuk property.
Selain penggunaan Lantai Kayu Solid dengan Kayu Asli, terdapat banyak produk lantai motif kayu yang bisa dipilih, salah satunya produk Lantai Laminate.
Selain menjadi produk unggulan, produk satu ini terbuat dari bahan sintetis, sehingga memiliki bentuk dan tekstur yang mudah dibentuk.
karakteristik lantai laminate tentunya berbeda dari Kayu Solid, lantai satu ini lebih mudah diolah, banyak motif, tentunya harga terbilang murah. Untuk lebih mengenal produk laminate, berikut beberapa informasinya :
Harga Lantai Laminate
| Produk Lantai Laminate | Ukuran | Harga per Box |
| Golden Crown | 0,8 cm x 19,6 cm x 120 cm | Rp. 220.000 – Rp. 418.000 |
| Kendo | 0,8 cm x 19,6 cm x 120 cm | Rp. 240.000 – Rp. 456.000 |
Apa itu Lantai laminate?

Jika Anda baru mengenal dunia interior, Anda mungkin bertanya-tanya, apa itu laminate? Laminate adalah lapisan finishing yang paling umum digunakan pada MDF, kayu lapis, papan partikel, furnitur, dinding, hingga lantai.
Laminate sendiri adalah bahan lapis buatan komposit yang diproduksi dengan proses pengepresan mesin, menghasilkan lapisan kertas tipis atau resin yang kuat.
Laminate sering digunakan sebagai bahan unggulan dalam pembuatan lantai hunian, dikenal sebagai lantai laminate. Lantai ini dirancang dengan beberapa lapisan yang dikombinasikan dengan bahan serbuk kayu (HDF).
Hasilnya adalah parquet atau plank dengan kekuatan tinggi, daya tahan lama, dan estetika yang menawan. Lantai laminate juga memiliki popularitas yang terus meningkat berkat keunggulannya, seperti kemudahan pemasangan, ketahanan terhadap air, serta variasi tampilan yang menarik.
Lapisan Lantai Laminate

Lantai laminate terdiri dari beberapa lapisan yang masing-masing memiliki fungsi dan karakteristik berbeda:
1. Counter Layer atau Lapisan Pendukung
Di bagian dasar lantai laminate terdapat lapisan penyeimbang yang menjaga papan tetap lurus. Lapisan ini dikenal sebagai counter layer atau kertas pendukung.
Beberapa produk laminate juga menambahkan bantalan busa untuk meningkatkan kualitas akustik dan kenyamanan saat berjalan di atasnya.
2. Lapisan HDF atau Inti Laminated
Lapisan kedua adalah inti lantai laminate yang terbuat dari serbuk kayu seperti HDF (High-Density Fiberboard) atau MDF (Medium-Density Fiberboard). HDF memberikan stabilitas dan kekuatan unggul, sedangkan MDF biasanya digunakan untuk membuat lantai lebih fleksibel dan ekonomis.
3. Lapisan Dekoratif
Lapisan dekoratif memberikan tampilan estetis pada lantai laminate. Lapisan ini meniru pola dan tekstur lantai kayu, batu, atau marmer dengan sangat realistis, tersedia dalam berbagai warna dan desain yang menarik.
4. Wear atau Overlay Layer:
Lapisan teratas adalah overlay layer, yang memberikan perlindungan ekstra dan kilau pada lantai laminate. Lapisan ini melindungi lantai dari keausan, goresan, cakar hewan, dan benda tajam.
Selain itu, lapisan ini melindungi warna lantai dari sinar ultraviolet, sehingga lantai laminate tetap tampak baru meskipun sering terkena sinar matahari langsung.
Dengan kombinasi lapisan tersebut, lantai laminate menjadi solusi ideal untuk hunian modern yang mengutamakan keindahan, daya tahan, dan kepraktisan.
Beragam Motif Produk Laminate
Selain kuat, laminate flooring memiliki ragam warna yang bervariasi, hampir sama dengan lantai Vinyl, jenis lantai ini mengadaptasi beberapa motif dari lantai populer lainya, seperti lantai kayu, lantai granit dan lantai lainnya.
Maka dari itu, jika Anda menginginkan lantai kayu atau lantai granit dengan budget yang tidak mencukupi, Anda dapat menjadikan laminate flooring sebagai alternatif pilihan terbaik.
Baca juga : Cek Harga Lantai Kayu Solid Asli, Mulai dari 10 Ribuan Perbatang!!
Kualitas Laminate Golden Crown & Kendo

1. Laminate Kendo
Kualitas produk laminate Kendo dikenal unggul dengan fokus pada daya tahan dan estetika. Dirancang dengan teknologi terkini, laminate Kendo menawarkan ketahanan terhadap goresan, kelembapan, dan keausan.
Dengan pilihan desain yang beragam dan tekstur realistis, produk ini memberikan nilai tambah pada interior rumah sekaligus memastikan ketahanan jangka panjang.
Ukurannya tersedia dalam dimensi 0,83 cm x 20 cm x 120 cm per plank (8 plank per kotak dengan total luas 1,89 m²), memudahkan pemasangan di berbagai jenis ruangan.
Laminate Kendo sangat cocok untuk kebutuhan lingkungan tropis seperti Indonesia, memberikan nilai fungsional yang optimal dengan harga kompetitif.
2. Laminate Golden Crown
Laminate Golden Crown menonjol berkat keindahan desain dan kemudahan pemasangan, menggabungkan kekuatan inti HDF 4.0 yang stabil dengan lapisan dekoratif premium yang tahan terhadap sinar ultraviolet serta kerusakan sehari-hari.
Produk ini dirancang untuk menciptakan suasana mewah dan elegan dengan tekstur yang menyerupai kayu asli. Dimensi produk ini adalah 0,8 cm x 19,5 cm x 121,5 cm per plank, menawarkan fleksibilitas pemasangan sesuai kebutuhan estetika dan fungsional.
Dengan harga Rp 220.000/m² dan biaya pemasangan Rp 50.000/m², laminate Golden Crown menjadi pilihan ideal untuk menghadirkan sentuhan eksklusif pada berbagai ruangan.
Cara Merawat Lantai Laminate Agar Awet

1. Bersihkan Debu Secara Rutin
Salah satu langkah penting dalam cara merawat lantai laminate adalah membersihkan debu secara rutin. Gunakan sapu dengan bulu lembut atau vacuum cleaner yang dilengkapi pengaturan khusus untuk lantai laminate.
Debu dan kotoran kecil yang dibiarkan menumpuk dapat menyebabkan goresan pada permukaan laminate. Pembersihan rutin tidak hanya menjaga lantai tetap bersih tetapi juga memperpanjang masa pakainya.
2. Lap dengan Kain Lembap
Ketika membersihkan noda ringan, gunakan kain mikrofiber yang sedikit lembap. Cara merawat lantai laminate ini penting untuk menjaga tekstur permukaan tetap halus dan tidak rusak.
Pastikan kain tidak terlalu basah untuk mencegah air meresap ke sela-sela laminate, yang dapat menyebabkan pelapukan. Setelah dilap, keringkan permukaan dengan kain kering agar tidak ada sisa kelembapan.
3. Gunakan Pembersih Khusus Laminate
Dalam cara merawat lantai laminate, sangat disarankan menggunakan cairan pembersih yang diformulasikan khusus untuk jenis lantai ini. Hindari produk pembersih berbahan keras seperti pemutih atau amonia karena dapat merusak lapisan pelindung laminate.
Semprotkan cairan pembersih pada kain, bukan langsung ke lantai, untuk memastikan hasil pembersihan maksimal tanpa merusak permukaan.
4. Hindari Kelembapan Berlebih
Cara merawat lantai laminate yang efektif melibatkan pengendalian kelembapan. Jangan biarkan air tergenang di atas lantai karena dapat merusak struktur laminate dan menyebabkan lapisan atasnya mengelupas. Jika terjadi tumpahan cairan, segera lap dengan kain kering atau tisu untuk mencegah kerusakan.
5. Gunakan Pelindung pada Kaki Furnitur
Salah satu cara merawat lantai laminate yang sering diabaikan adalah dengan memasang bantalan pelindung pada kaki furnitur. Bantalan ini membantu mencegah goresan saat furnitur digeser. Pilih bantalan dengan bahan lembut seperti karet atau kain felt untuk perlindungan ekstra.
Jadi, Tertarik menggunakan Lantai Laminate?
