6 Perbedaan atap Fiber dan Polycarbonate Satu ini Jarang Dibahas!

Perbedaan Atap Fiber

Perbedaan Atap Fiber dan polycarbonate – Menggunakan atap transparan untuk bangunan bisa menjadi pilihan yang tepat, terutama karena keunggulannya dalam pencahayaan alami yang memberikan berbagai manfaat positif bagi hunian.

Kini, berbagai jenis atap transparan tersedia di pasaran dengan material dasar yang berbeda, meskipun fungsinya hampir sama, sehingga sifatnya pun bervariasi.

Umumnya, masyarakat menggunakan atap polycarbonate dan atap fiber untuk memenuhi kebutuhan atap transparan, keduanya menawarkan kekuatan yang tak tertandingi dengan struktur yang ringan dan tampilan menarik.

Selain itu, atap polycarbonate dan fiber juga menjadi pilihan ekonomis bagi Anda yang mencari atap transparan. maka dari itu, agar tidak tertukar, ketahui beberapa perbedaan atap fiber dan polycarbonate yang bisa dibedakan. Berikut diantaranya :

Perbedaan atap Fiber dan Polycarbonate

Berikut beberapa perbedaan dari beberapa aspek yang bisa diketahui, antara atap fiber dan polycarbonate. Ketahui perbandingannya sebelum memilih material atap bangunan yang tepat. Berikut diantataranya :

1. Perbedaan Bahan Baku

Perbedaan antara polycarbonate dan fiber pertama, yaitu terletak pada bahan baku pembuatannya. Atap polycarbonate merupakan atap transparan yang tersusun dari polimer termoplastik yang bersifat lentur dan mudah dibentuk, membuatnya sangat fleksibel dan mudah dipasang dalam berbagai bentuk dan ukuran.

Sementara itu, atap fiber adalah jenis fiber komposit yang terdiri dari beberapa bahan kimia seperti erosil, resin, dan serat kaca, memberikan kekuatan dan daya tahan yang tinggi meskipun tidak sejelas polycarbonate.

Secara visual, tampilan atap fiber tidak sejernih atap polycarbonate, namun keduanya menawarkan solusi atap transparan yang kuat, ringan, dan ekonomis, cocok untuk berbagai kebutuhan bangunan.

Baca Juga : Harga Atap Fiber Terbaru di Kota Bandung, Ketahui Informasi Lengkap Disini

2. Perbedaan Warna

Secara visual, polycarbonate dan fiber memiliki beragam pilihan warna yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk atap transparan dengan kejernihan seperti kaca, kami merekomendasikan polycarbonate, seperti TwinLite atau SolarTuff, yang tersedia dalam berbagai warna seperti grey, bronze, dan blue.

Namun, jika Anda menginginkan atap yang tidak benar-benar transparan, atap fiber adalah pilihan yang tepat karena serat kaca memberikan tampilan blur bahkan pada varian warna clear. Beberapa merk atap fiber yang bisa dipilih adalah Alsynite Ultra, Ultra Cool, dan Everlite R74.

3. Mana yang lebih tahan Kimia?

Perbedaan lain antara polycarbonate dan fiber adalah ketahanannya terhadap bahan kimia. Atap fiber seperti Ultra atau Ultra Cool memiliki senyawa kimia pembentuk yang berfungsi sebagai pengikat, memberikan ketahanan terhadap bahan-bahan kimia dan mengurangi risiko kerusakan.

Sebaliknya, atap polycarbonate memiliki kemungkinan bereaksi dengan beberapa bahan kimia, sehingga perlu lebih berhati-hati dalam perawatannya dan menghindari penggunaan cairan yang mengandung bahan kimia berbahaya.

4. Penakan Cahaya

Penekanan di sini adalah pada seberapa banyak cahaya matahari yang masuk melalui atap fiber dibandingkan dengan atap polycarbonate.

Polycarbonate, karena lebih jernih, memungkinkan lebih banyak cahaya matahari masuk, namun jika warnanya cenderung gelap, jumlah cahaya yang masuk akan berkurang. Untuk mendapatkan ruangan yang lebih terang, perhatikan tingkat kecerahan warna atap.

Polycarbonate yang lebih terang akan lebih efektif dalam meneruskan cahaya dibandingkan dengan atap fiber, yang umumnya memiliki tampilan lebih blur dan tidak sejelas polycarbonate. Oleh karena itu, pilihlah warna yang lebih terang pada kedua jenis atap untuk mendapatkan penerangan alami yang optimal.

Baca Juga : 5 Kelebihan Atap Polycarbonate, karakteristik dan Jenis Terbaiknya

5. Perbedaan Bobo Berat

Secara tidak langsung, bobot atap memiliki pengaruh yang cukup signifikan. Bobot yang ringan tidak akan memberikan beban berlebih pada struktur bangunan, sehingga lebih disukai.

Meskipun keduanya termasuk atap dengan bobot ringan, perbandingan bobot antara atap fiber dan polycarbonate sedikit berbeda. Atap fiber tergolong ringan karena cocok untuk aplikasi yang membutuhkan kekuatan tinggi.

Di sisi lain, atap polycarbonate juga memiliki bobot yang ringan, bahkan lebih ringan daripada kaca. Namun, dalam beberapa kasus, polycarbonate bisa sedikit lebih berat dibandingkan dengan beberapa jenis fiber.

Oleh karena itu, meskipun keduanya merupakan pilihan dengan bobot ringan, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan struktural bangunan saat memilih antara atap fiber dan polycarbonate.

6. Lama garansi

Atap polycarbonate dan atap fiber, keduanya dilengkapi dengan jaminan garansi. Semua atap polycarbonate, seperti TwinLite dan SolarTuff, memiliki garansi selama 15 tahun.

Begitu juga dengan atap fiber, Alsynite Everlite R74 memiliki garansi yang sama, yaitu 15 tahun. Namun, terdapat perbedaan pada atap fiber Alsynite Ultra dan Alsynite Ultra Cool yang menawarkan garansi lebih panjang, yakni 25 tahun.

Dengan garansi ini, konsumen dapat memiliki perlindungan tambahan terhadap produk yang mereka beli untuk jangka waktu yang ditentukan

jadi, pilih atap fiber atau polycarbonate?

Scroll to Top