Perbandingan Kayu Keras dan Kayu Lunak – Seperti yang sering dibahas dibeberapa artikel di rajawali parket indonesia ini bahwa material kayu menjadi bahan baku yang masih digunakan dari dulu hingga kini untuk memehuni keperluan disegala bidang, salah satunya didalam industri funriture dan kontruksi.
Apalagi di indonesia terdapat beragam jenis kayu dengan tingkatan kelas tertentu, dari kelas I hingga kelas III, dan terdapat pula jenis kayu keras dan kayu lunak.
Tentunya kedua jenis tersebut memiliki peranan penting yang berbeda, hal ini tentunya dibuktikan dari tingkatan kerasnya, ada yang digunakan untuk kebutuhan berat dan ada yang hanay digunakan untuk kebtuuhan lunak saja.
Itulah mengapa, kamu perlu mengenal perbandingan dari jenis kayu keras dan kayu Lunak . Untuk itu, yuk ketahui perbandingannya sebelum memilih jenis mana yang terbaik.
Ciri Pohon Kayu Keras dan Kayu Lunak

Apa Ciri Pohon Kayu Keras?
Jika bertanya apa itu kayu keras, kayu keras merupakan kayu yang berasal dari pohon yang bijinya terdapat dalam badan buah atau jenis pohon yang memiliki buah yang berbiji.
Ciri lain dari kayu keras ialah memiliki daun yang lebar dengan pori-pori sehinggga membentuk kontruksi kayu yang sangat kuat, mungkin jika kamu mengenal pohon ulin maka ciri barusan terdapat pada pohon tersebut.
Baca juga : Perbandingan Lantai Solid kayu dan Lantai Tempel
Apa Ciri Pohon Kayu Lunak?
Sedangkan utnuk ciri ciri kayu lunak, ialah berasal dari pohon yang memiliki buah, atau hanya batangan pohon yang menjulang dengan daun saja.
Biasanya daun dari pohon kayu lunak memiliki bentuk yang lonjong, hingga kayunya yang agak terang. kamu bisa melihat jenis tersebut dibeberapa jenis pohon seperti pinus.
Tentunya tak hanya sebatas pohon itu saja, melainkan kamupun perlu mengenal beberapa jenis kayu keras dan kayu lunak lainnya, hal tersebut sudah kami rangkum untuk kamu ketahui, seperti :
Jenis – Jenis Kayu lunak dan Kayu Keras

berikut beberapa jenis kayu terbaik dari kayu lunak dan kayu keras dengan manfaat hingga kelebihannya, antara lain :
1. Jenis Kayu Keras dan Kelebihannya
Terdapat beberapa jenis kayu keras yang penggunaannya sudah banyak digunakan untuk beberapa kebutuhan, seperti pemanfaatan sebagai bahan furniture, bahan kontruksi, perkapalan hingga material interior dan eksterior.
Tentunya, untuk mengenal jenis-jenis kayu keras kamu tak perlu mencari pohon dengan ciri diatas, karena kami sudah merangkum beberapa jenis kayu tersebut, antaranya, kayu bengkirai, kayu ulin, kayu mahoni, kayu Jati, Maple, ulin dan sebagainya.
Salah satu keunggulan penggunaan kayu keras ialah dari segi ketahanan, kekerasan hingga tingkat awetnya, sehingga kayu keras bisa bertahan dari perubahan suhu atau cuaca, bahkan kayu keras lebih tahan terhadap rayap dan air.
2. Jenis Kayu Lunak dan Kelebihannya
berebda dengan kayu keras tadi, terdapat beberapa jenis kayu lunak atau softwood yang bisa kamu gunakan, sebelum mengetahui jenisnya.
Kamu perlu mengenal bahwa kayu lunak biasanya diperlukan untuk kontruksi ringan, seperti pembuatan kusen, jendela, pintu, furniture indoor, kerajinan hingga perabotan rumah.
Dikarenakan kualitas dari kayu lunak tergolong rendah, baik dari tingkat kuat dan awetnya, sehingga softwood ini kurang tahan terhadap suhu panas, rayap air dan pemanfaatnnya terbatas dibidang tertentu saja.
Lalu, apa saja jenis kayu nya ? beberapa jenis kayu lunak yang hingga saat ini masih digunakan, diantaranya, kayu pinus sengon, cedar, kayu merah, dan lain sebagainnya.
Lalu, apakah pertumbuhan dari kayu lunak dan kayu keras sama? tentunya kedua jenis kayu ini memiliki tingkat perbedaan yang signifikat dari proses pertumbuhnnya, seperti :
Pertumbuhan Pohon Kayu keras dan Kayu Lunak
Umunya, proses dari pembentukan kayu keras dan lunak sangatlah berbeda, yang dimana kayu lunak cenderung lebih cepat dalam pertumbuhannya ketimbang kayu keras, sehingga hasil dari pembentukan tersebut jelas berbeda.
kayu keras pada umumya mempunyai tingkat densitas kayu yang lebih tinggi ketimbang kayu lunak, hal ini dikarenakan hardwood proses pertumbuhannya yang lambat, yang dimana bahwasannya densitas kayu yang lebih tinggi akan membuat kayu semakin berkualtias.
Tentunya, tingkat kualitas tersebut berpengaruh pada harga yang akan diterima, biasanya kamu akan mendapatkan harga kayu keras dengan biaya yang tinggi ketimbang kayu lunak, informasi ini akan disampaikan berikut :
Perbedaan Harga Kayu keras dan Kayu Lunak
Jika membandingkan dari kayu keras dan kayu lunak perihal harga, tentunya kamu bisa mengetahui mana yang paling mahal. Ya harga tertinggi jatuh keapada kayu keras.
Hal ini dikarenakan kualitas kayu dan karakteristik kayu keras yang sempurna, sedangkan kayu lunak cenderung lebih rendah namun masih banyak digunakan lantaran harganya yang relatif lebih murah.
sebagai contoh, kamu bisa menemukan kayu keras dengan harga 1 juta untuk satu batangnya, sedangkan harga paling mahal di kayu keras sebesar 500rban.
Mungkin kamu penasaran dengan perbandingan kualitas kayu keras dan kayu lunak bukan? untuk itu simak juga perbandingan berikut :
Perbandingan Kualitas Kayu keras dan Kayu Lunak

Kualitas kayu keras
Seperti yang sudah dibahas diatas, bahwa kayu keras lebih dimanfaatkan untuk kebutuhan berat seperti lantai kayu, lambersering, decking, furniture eketerior, hingga bahan perkapalan.
Tentunya dengan manfaat ini kita sudah tahu bahwa kualitas dari kayu keras sangatlah sempurna, rata-rata kayu keras masuk kedalam kelas kayu I-II sehingga akan sangat kuat dan awet untuk beragam kebutuhan.
Baca selengkapnya : Yuk ketahui manfaat penting kayu keras untuk Decking Kayu Outdoor
Kualitas Kayu Lunak
berbeda dengan kayu lunak, kayu lunak hanya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan ringan seperti kusen jendeal, pintu, kerajinan furniture, mainan anak, cindera mata dan lainnya,
walaupun demikian, kayu lunak memiliki kualitas yang cukup tinggi, bahkan dengan harga yang lunak. Hal inilah yang membuat para produsen furniture sering menggunakan kayu lunak ketimbang kayu keras.
Jadi, menurut kamu bagusan mana antara jenis kayu keras dan kayu lunak?
