Jenis Ventilasi Rumah Anti Rembes Paling Populer

Jenis Ventilasi Rumah

Jenis Ventilasi Rumah – Pemasangan ventilasi disetiap ruangan tentunya menjadi pilihan agar hunian tetap sejuk dan sehat. Apalagi ventilasi memiliki fungsi sebagai elemen untuk mengalirkan udara dari luar ke dalam ruangan dan begitupun seblaiknya, sehingga terjadi sirkulasi yang sehat untuk dihirup bagi para pemilik hunian.

Walaupun bisa menghasilkan udara yang baik dan sehat, ternyata ventilasi rumahpun menjadi faktor penentu kondisi udara lho, terlebih di indonesia sendiri, kondisi udara saat ini semakin memburuk.

Bahkan menurut WHO atau World Healt ORganization, buruknya udara menjadi penyebab peningkatan penyakit dan kematian dinegara-negara, hal inilah yang membuat kamu perlu memilih jenis ventilasi yang sesuai untuk hunian.

7 Jenis ventilasi Rumah yang Sehat dan Anti Rembes

Maka untuk bisa menjaga kondisi ruangan agar tetap sehat dan sejuk, kamu bisa memilih beberapa jenis ventilasi terbaik yang bisa diaplikasikan di rumah, seperti :

1. Ventilasi Boven

ventilasi rumah ini menjadi salah satu model yang paling banyak digunakan di rumah-rumah modern ataupun tradisional, dimana desain ventilasi boven terdiri dari 2 jenis, ada yang menyatu dengan pintu ada juga yang terpisah.

Pilihan desainnyapun terdiri dari berbagai macam bentuk, ada yang berbentuk persegi, bulat, persegi panjang, hingga bentuk ukiran yang cantik.

Jenis ventilasi rumah ini, kebanyakan terbuat dari bahan kayu dan semen, dimana 2 bahan tersebut sangat cocok untuk diapliasikan disegala ruangan, salah satunya cocok sebagai ventilasi kamar mandi.

2. Ventilasi Kaca Nako

Sebagian Rumah jaman dulu, kerap menggunakan ventilasi satu ini, dimana bentuknya yang menarik, dan penggunaan kaca yang bikin hunian makin sejuk menjadi salah satu keunggulannya.

Terlebih penggunaan jenis ventilasi rumah ini, hanya memerlukan kisi-kisi sebagai pondasinya, keuntungan lain dari ventilasi kaca nako yakni memiliki sistem buka tutup yang fleksibel, sehingga ukuran bukaan sirkulasinya bisa diatur sesuai keinginan.

Saat ini penggunaan ventilasi kaca nako banyak diaplikasikan sebagai ventilasi rumah berkonsep minimalis modern dengan konsep yang lekat dengan alam.

Apalagi, jika dikombinasikan dengan kisi-kisi kayu berserat yang cantik, maka ventilasi bisa menjadi point tampilan yang cantik. sayangnya, saat ini harga kaca terbilang cukup mahal, sehingga memerlukan budget yang tidak sedikit.

Baca Juga : Jenis Kisi-kisi terbaik, untuk pemisah raungan dan Pondasi Ventilasi

3. Ventilasi Jalusi atau Krepyak

Hampir sama dengan Ventilasi Kaca nako, hanya saja, jenis ventilasi rumah ini memiliki model yang sebagian besar terbuat dari kayu dengan desain yang dipasang secara horizontal.

Ventilasi jalusi memiliki model celah yang dapat diatur sehingga intesitas cahayanya bisa disesuaikan, sehingga sirkulasi udara tidak terlau besar atau tidak terlalu kecil.

Apalagi, jenis ventilasi ini mampu menyari udara kotor dengan baik, sehingga sangat cocok untuk dipilih. Model ventilasi inipun dibuat dengan beragam model dan material yang bikin ruangan semakin eye catching.

4. Ventilasi Loster

Memiliki banyak model, hingga bentuk ukiran, membuat jenis ventilasi rumah satu ini semakin banyak digandrungi oleh banyak kontruktor untuk membuat hunian menjadi lebih cantik dan sejuk.

Bukan hanya digunakan sebagai saluran udara saja, penggunaan ventilasi losterpun banyak digunakan sebagai elemen sekat ruangan hingga pagar rumah, bentuknya yang cantik, membuat ventilasi ini memiliki banyak kegunaan.

Apalagi, ventilasi loster dibuat dengan berbagai jenis bahan, seperti kayu, semen hingga keramik, sehingga bentuk yang dekoratif ditambah bahan yang bervariasi, sangat cocok untuk digunakan diberbagai kebutuhan, termasuk ventilasi kamar mandi.

5. Ventilasi Skylight

Sebagian dari kita mungkin menyangka jika ventilasi hanya dipasang diarea dinding saja bukan? tapi, ada banyak jenis ventilasi yang bisa dipasangkan di atap hunian, dengan ventilasi bergaya ini, atap semakin terlihat artistik.

Namun yang perlu diektahui, penggunaan jenis ventilasi rumah bergaya skylight memerlukan pemasangan yang tepat, dengan perhitungan yang benar, agar atap mudah dalam proses penggunaannya.

Baca Juga : Perbedaan Atap Drop Ceiling dan Up Ceilling dari Ukuran

Jenis ventilasi ini biasnaya digunakan dengan bahan alumunium yang dikombinasikan dengan kaca tempered glass, agar tidak mudah pecah.

6. Ventilasi Industrial

Walaupun sama sama dipasang di area atap, namun bedanya jenis ventilasi industrial ini, digunakan untuk bangunan dengan ukuran yang besar, seperti pabrik, pusat perbelanjaan, dan gedung besar lainnya.

Ventialasi industrial ini memiliki fungsi khusus dibanding dengan ventilasi udara lainnya, dimana jenis ventilasi ini digunakan untuk memaksimalkan sirkulasi udara dengan tekanan yang lebih besar.

Hal ini dibuktikan dengan bentuk ventilasi dan baling-baling yang besar, bahkan baling-baling paling besar berdiameter 40 cm, sehingga memerlukan daya listrik yang besar, yaitu sekitar 59 hngga 74 watt.

7. Ventilasi Pembuangan

Berbeda dari kategori jenis ventilasi rumah lainnya, dimana ventilasi ini hanya memiliki fungsi sebagai penyedot atau pembuat udara yang ada diruangan, tentunya jenis ini menggunakan bantuan daya listrik.

Penggunana ventilasi pembuangan bertujuan untuk membuang udara yang ada di dalam ruangan, biasanya ventilasi jenis ini digunakan untuk ruangan yang tertutup, seperti kamar mandi, dapur, dan sebagainya.

Fungsi lain dari pemasangannya yakni untuk membuang udara bau dari dalam ruangan, terdapat 2 jenis ventilasi pembuangan yakni baling-baling berukuran 20cm hingga 25 cm, dimana setiap ukurannya memiliki daya sedot yang berbeda.

Jadi, jenis ventilasi rumah mana yang menurut kamu terbaik?

Scroll to Top