7 Jenis Batu alam yang Paling di Unggulkan! ini Keunggulannya

Jenis Batu Alam – Tahukah Kamu jika jenis batu alam yang biasa digunakan, memiliki jenis dan bentuknya masing-masing? Pastinya, kita tahu bahwa material alam memiliki keunikan tersendiri dibanding material produk buatan.

Dimana, material alam terdapat beragam jenis dan fungsinya tersendiri, bahkan beberapa jenis batu alam memiliki tekstur dan serat yang berbeda. Sehingga, penggunaannya bisa ditempatkan sesuai kebutuhannya.

Tak hanya diluar ruangan saja, melainkan beberapa jenis batu alam kerap menjadi material utama bagi area indoor sebagai pelapis dinding, atap, bahkan beberapa furniture.

Maka, untuk lebih mengenal jenis batu alam yang cocok untuk area yang kamu inginkan, yuk simak karakteristik dan jenisnya, berikut :

Jenis Batu alam dan Keunggulanya

Berikut beberapa jenis batu alam yang banyak digunakan untuk bangunan sebagai interior dan eksterior, apa saja? berikut jenis terbaiknya :

1. Batu Marmer

Marmer atau Jenis Batu alam yang manfaatnya paling banyak digunakan oleh masyarakat indonesia, bagaimana tidak, batu yang terbentuk ketika batu kapur terkena suatu panas atau ditekan dengan metamorfisme ini memiliki tampilan yang sangat mewah.

Hanya saja batu marmer termasuk batu lunak yang mudah rusak, yang terdiri dari kalsit, kandungan mielnian lain, seperti tanah lait,mika, kuarsa, oksida, grafit. Batu Marmer merupakan batu alam yang selam abad-abad penggunaannya menjadi diunggulkan, dengan kesan mewah.

Bahkan beberapa istana, monumen hingga kuil didunia menggunakkan batu marmer, sebab batu marmer atau batu alam ini sangat sempurna jika digunakan sebagai bahan pembuatan meja, lantai kamar, dinding hunian, hingga lantai ruangan. Kesan mewah dan elegant, dengan tampilan khas batu marmer, sangat diunggulkan.

Baca Juga : Ketahui 9 Jenis Batu Taman Unik dan Cantik, Kamu Pilih yang Mana?

2. Batu Kapur

Batu Marmer merupakan Jenis Batu alam yang terbentuk dari mineral karbonat, batu kapur kerap menjadi andalan bagi penggunaan lantai dan dinding.

Memiliki keunggulan dari segi pembuatannya yang mudah, dengan cara diukir dan dibentuk menjadi ide gaya dekorasi yang klasik dan elegant, bahkan warna dan teksturnya terlihat alami.

Hanya saja, batu marmer memiliki kekurangan, dimana batu kapur memiliki pori sehingga mudah terkena noda dan kotoran. Walaupun memiliki pori, namun kegunaannya masih diunggulkan.

3. Batu Granit

Hampir sama dengan Batu marmer, namun Batu granit merupakan jenis batu alam yang terbentuk dari mineral kuarsa, feldspar, hingga mika.

Karena tampilannya yang cantik dengan coretan khas diwarna solid, membuat batu granit menjadi jenis batu alam yang kerap digunakan untuk kebutuhan lantai, dinding, meja.

Kelebihannyapun bisa diunggulkan sebab batu granit tahan lama, mudah dibersihkan, tahan gores, hingga tahan panas. Kelebihan unik dari batu granit yakni tampilannya.

Dimana batu granit memiliki warna dan pola yang beragam, sehingga mudah diaplikasikan pada gaya dekorasi apapun. Hanya saja, batu granit tersedia dengan harga yang relatif lebih mahal, dan memerlukan ahli pasang yang profesional agar mengurangi pemasangan yang cacat,dan rusak.

4. Batu Sungai

Jenis Batu ini, memiliki keunikan dari jenis batu alam lainnya, sebab batu sungai memiliki bentuk oral, dan tidak cocok untuk dijadikan produk flooring, sebab teksturnya yagn keras.

Sehingga batu alam, menjadi unggulkan bagi beberapa lantai outdoor, sebagai penghias taman, tak sedikitpun hunian mengandalkan batu sungai untuk hiasa dinding dan tembok hunian.

Baca Juga : Bikin Lantai Outdoor makin Keren dengan Decking dan Batu Alam

Bentuknya yang lonjong dan bulat, namun secara keseluruhan, jenis batu alam ini mudah dibershikan dan tidak mudah tergores. Sehingga masih banyak masyarakat indonesia, memanfaatkannya untuk dekorasi bangunan

5. Batu Onyx

Jenis Batu alam yang kurang populer, namun memiliki tampilan yang mewah ini beranama batu onyx. Batu onyx terbentuk dari mineral kalsium karbonat yang memiliki pola transparan yang unik.

Biasanya batu jenis ini sangat cocok digunakan untuk backsplash dapur, countertop hingga dinding bangunan. Tampilannya yang mewah dan elegant, menjadi kelebihan tersendiri bagi batu alam satu ini.

Hanya saja, batu onix rentan terkena noda dan mudah rusak, sehingga pemasangannya memerlukan keahlian khusus. Walaupun tampilannya mudah terkena noda, namun masih banyak yang menggunakannya.

6. Batu Travertine

Jenis Batu alam berikutnya beranama Travertine, batu travertine terbentuk dari batu kapur yang lebih kompak dan berpita, jenis ini memiliki ciri khas dengan banyak lubang dan ruang melalui batu.

Kamu bisa menemukan banyak corak, dan tekstur pada batu alam ini, sehingga setiap papan lantai atau dinding memiliki pola yang beragam, dari warna ukuran dan jenisnya, sehingga jika diaplasikan pada bangunan, akan lebih eksotis.

Daya Tahan dan ketahannya terhadap benturan sangat sempurna, sehingga penggunaan batu travertine sangat unggul untuk lantai dapur dan kamar mandi.

7 Batu Palimanan

Jika kamu sering melihat dinding dengan material batu, maka bisa jadi itu menggunakan batu Palimanan. Jenis Batu alam satu ini cukup terkenal dengan ketahanan dan kekuatannya. Sesuai dengan namanya, batu palimanan berasal dari indonesia, tepatnya dikecamatan palimanan cirebon.

Memiliki keawetan dan ketahanan yang baik, sehingga batu palimanan kerap digunakan pada area taman, dinding luar, hingga pagar tembok. Perawatannyapun tidak terlalu sulit, hanya perlu membersihkannya dengan cara menyikat selama 6 bulan sekali dengan sikat plastik.

Kelebihan dan kekurangan Batu Alam untuk Bangunan

Namun seberapa Unggulan penggunaan batu alam? dan apa ada kekurangannya? untuk lebih mengetahui kelebihan dan kekurangannya, berikut uraiannya :

Kekurangan

  • Tampilan Elegant, mewah dan Natural
  • Tidak mudah Tumbuh Jamur
  • Perawatan dan Membersihkan yang mudah
  • Tersedia banyak ukuran dan motif batu
  • Bangunan lebih menarik, kuat dan Kokoh
  • Memiliki daya tarik property

Kekurangan

  • Warna Batu cenderung Berbeda
  • Sulit diperbaiki
  • Harga relatif lebih Mahal

Jadi, Tertarik menggunakan material batu alam?

Scroll to Top