Kayu Asal Kalimantan – Terkenal dengan julukan Pulau Seribu sungai, karena memiliki aliran sungai yang beragam. Kalimantanpun terkenal pula oleh belasan hutan yang menghasilkan sumber daya pangan yang unggul, seperti material kayu pada pohonnya.
Tak hanya aceh, sumatera dan papua saja yang sumber daya panganya banyak digunakan, kalimantanpun menjadi salah satu daerah yang menghasilkan material kayu dengan spesifikasi tertinggi.
Dengan itulah, kalimantan menjadi tujuan utama bagi para produsen dan pengerajin kayu untuk mencari bahan baku pembuatan mebel, kontruksi, bangunan, perbaotan hingga interior hunian.
Tingkat kuat, dan ketahanan yang kokoh menjadi ciri khas beberapa jenis kayu asal kalimantan ini, bahkan beberapa jenis kayu asal kalimantan memiliki tampilan yang sangat epik. Nah, apa saja kayu asal kalimantan? yuk ketahui informasinya berikut :
Jenis dan Karakteristik kayu Asal Kalimantan
Berikut beberapa jenis kayu asal kaliamantan dengan kualitas tertinggi yang bisa kamu pilih untuk beragam kebutuhan, apa saja? berikut ulasannya :
1. Kayu Ulin (Eusideroxylon zwageri)

Ulin atau dengan nama latin Eusideroxylon zwageri ini merupakan salah satu kayu khas kalimantan yang memiliki tingkat kualitas yang paling tinggi, sebab kayu ulin memiliki tingkatan kelas kuat I, dan kelas awet I, dimana kayu ulin mampu bertahan dari berbagai macam cuaca esktream, tekanan tinggi, jamur, rayap hingga tahan terhadap air laut.
Pada umumnya pohon ulin mampu tumbuh tinggi mencapai 30 hingga 40 meter, ciri khas dari pohon ulin berwarna coklat kemerahan hingga coklat tua, yang dimana Kayu dari pohon ulin tak hanya kuat dan awet saja, melainkan memiliki tampilan menarik.
Baca Selengkapnya : Kayu ulin jenis paling banyak dicari, Cek disini!
Tampilan dari jenis kayu kalimantan satu ini, memiliki tekstur kayu yang kasar halus, dengan warna kayu coklat kemerahan gelap, atau ada juga kayu ulin berwarna cokelat gelap, yang dimana semakin terkena air maka warna akan semakin pekat dan kualitas semakin tinggi.
2. Kayu Bengkirai ( Yellow Balau )

Pada habitatnya, kayu bengkirai dikenal sebutan yellow balau. Dimana pohon bengkirai mampu tumbuh hingga tingginya mencapai 50 meter dengan diamater kayu sekitar 70 – 90 cm.
Memiliki karakteristik pohon yang mudah dikenali, dengan batang kulit berwarna kelabu, coklat dan merah dengan ciri khas utama yang dimana terdapat serat kulit mengelupas kecil-kecil.
Begitupun dengan Kayu yang dihasilkannya, dengan tingkat kelas I pada kuat dan tingkat awet kelas III, kayu bengkiraipun kerap menjadi material populer untuk kebutuhan interior dan mebeul lho, biasanya bengkirai digunakan untuk kebtuhan outdoor, seperti decking, pooldeck, dan material outdoor lainnya.
3. kayu Merbau ( Kayu Besi )

Kayu selanjutnya yang bisa kamu gunakan yang berasal dari kalimantan yakni Kayu Merbau, kayu merbau kerap menjadi alternatif pilihan selain kayu jati, sebab kualitas dan harga yang hampir sama.
Namun, kayu merbau memiliki kualitas dan warna yang lebih baik lho, hal tersebut terdapat pada warna kayu merbau yang coklat kemerahan, dengan serat emas yang memiliki tampilan lebih menarik.
Baca Juga : Tersedia Harga Lantai kayu termurah dan Bergaransi
Apalagi jenis kayu kalimantan ini memiliki tingkat kelas yang tinggi, yakni tingkat kuat kelas I dan tingkat kelas II sehingga penggunaannya untuk interior dan furniture kerap menjadi unggulan para produsen. Kamu bisa menafaatkan kayu merbau untuk beragam kebutuhan, seperti lantai kayu, lantai outdoor, papan tangga bahkan kisi-kisi ruangan.
4. Kayu Kapur ( Apadu )

Jenis kayu asal kalimantan berikutnya yang dengan mudah kamu temukan, yakni Kayu kapur. Mungkin sebagian dari kita, masih terdengar asing dengan kayu satu ini, namun di kalimantan sendiri, kayu ini cukup populer Lho.
Kayu Kapur, memiliki ciri khas dari pohonnya yang tingginya bisa mencapai 45 hingga 55 meter ini, dengan diameter kayu mencapai 80 cm, kayu kapur memiliki ciri khas dari warna merah dan gubalnya berwarna putih, dengan tekstur kayu yang cukup licin.
Salah satu keunggulanya, kayu kapur terkena dengan material yang mudah diolah, sehingga kerap dijadikan material mebeul kayu yang mudah dibentuk.
5. Kayu Meranti

jenis kayu kalimantan populer berikutnya yang berasal dari kalimantan terkhususnya kalbar yakni kayu meranti, dimana kayu mernati terdiri dari 3 jenis, yakni Meranti putih, kuning dan merah.
Jenis pohon meranti dapat dengan mudah ditemukan karena memiliki karakteristik pohon yang unik, dengan warna yang pekat, apalagi kayu meranti memiliki kualitas kayu yang tidak mudah berubah, bahkan kayu meranti tidak mudah rusak jika terekna air dalam waktu lama, tak heran jika kayu meranti sering digunakan untuk kebutuhan kontruksi, dan mebeul hunian.
6. Kayu Balau

jenis kayu kalimantan terakhir yang bisa kamu temukan yakni Kayu balau, walau kurang populer seperti Ulin, namun kayu balau kerap digunakan untuk bahan bangunan yang memiliki kualitas unggul.
Memiliki warna coklat muda kekuningan, dengan tekstur kayu yang hampir mirip dengan bengkirai, kayu balaupun terkenal dengan pemrukaannya yang mengkilap, sehingga kerap digunakan untuk kebutuhan furniture.
jadi, jenis kayu kalimantan mana yang terbaik untuk dipilih?
