Ketahui Kegunaan Kayu Lapis Berserta Kelebihan dan Kekurangan

kayu lapis

Jenis Kayu Lapis – Munkin kita tahu bahwa perkembangan teknologi kerap menghadirkan berbagai macam inovasi menarik, dari berbagai aspek kebutuhan. Seperti pada bidang kontruksi yang tak luput dari sentuhan teknologi modern.

Sebagaimana kita tahu, kayu menjadi material yang paling banyak diandalkan untuk berbagai bidang kontruksi, namun dengan harga yang tinggi, para perkembang melakukan inovasi baru dengan membuat kayu olahan sebagai pengganti kayu solid ( asli ).

Salah satu produk kayu olahan dengan kualitas kayu solid asli, yang bisa digunakan ialah kayu lapis. Pernah mendengar Produk satu ini? jenis satu ini biasa dikenal luas dengan produk triplek.

Nah, pada kesempatan kali ini kami telah merangkum beberapa informasi lengkap mengenai kayu lapis yang bisa kamu ketahui, dari mulai pengertian, fungsi, hingga manfaatnya. Untuk itu, yuk simak ulasannya berikut :

Apa itu Kayu Lapis?

Jika kamu belum pernah mendengar apa itu kayu lapis, triplek merupakan sebuah produk kayu olahan yang berupa lembaran-lembaran binri, pada umumnya dibuat dengan 3- 5 lapisan embar vinir.

Produk ini mempunyai arah serat sebagai face and core yang saling tegak lurus, sementara untuk lembaran vinirnya berperan sebagai face saling sejajar.

Jika dinilai dari manfaat dan pengunaannya, kamu perlu mengenal terlebih dahulu bahwa kayu ini terdiri dari 2 tipe dengan manfaat yang berbeda, yakni ada triplek untuk interior ( dalam ruangan ) dan Kayu Eksterior ( luar raungan ). Kira-kira apa saja yang menjadi pembedannya ya?

2 Tipe Kayu Lapis dan Kegunaannya

Berikut beberapa tipe kayu triplek yang bisa kamu gunakan, dengan berbagai kegunaannya. Antaranya ialah :

1. Kayu Lapis Interior ( Lapis dalam Ruangan )

Tentunya, sesuai dengan namanya yaitu Kayu interior, yang berarti produk ini emmang dikhusukan untuk digunakan di dalam raungan. Ini artinya, kayu satu ini tidak boleh bersentuhan atau terkena faktor cuaca, seperti paparan sinar matahari, guyuran air hujan hingga terpaan angin.

Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan produk kayu interior jika terkena faktor cuaca akan menurunkan kualitas produk sehingga dapat merusak struktur tipe triplek satu ini. Adapun jenis Perekat yang kerap digunakan untuk merekatkan kayu jenis ini, seperti MF, UF dan MUF.

2. Kayu Lapis Eksterior ( Luar Ruangan )

jika tadi triplek untuk interior digunakan didalam ruangan, maka kayu eksterior bisa digunakan untuk luar ruangan, pasalnya produk ini sudah terbukti tahan terhadap berbagai cuaca, sedangkan jenis perekat yang digunakan yaitu tipe PF.

Bahkan, terdapat beragam pemanfaatan dari tipe triplek satu ini, kamu bisa menggunakannya untuk panel dinding, pelapis plafon, bahan pelapis lantai, dan djiadikan sekat untuk ruang, pintu, jendeal dan masih banyak lainnya.

Tak hanya tipenya saja yang berbeda, kamupun dapat menemukan beragam jenis kayu yang bisa kamu gunakan, untuk itu ketahui juga jenis-jenisnya, berikut :

Jenis Kayu Lapis dan Fungsinya

1. Teakblock

Teakblock menjadi jenis triplek pertama yang bisa kamu gunakan, dengan bahan dasar yang terbuat dari serbuk kayu jati. Serbuk kayu tersebut diolah kembali dan dipress sedemikian rupa sehingga berbentuk lembaran kayu.

Baca juga : Ingin menggunakan lantai outdoor anti air dan tahan lama? Gunakan produk satu ini

Biasanya teakblock kerap digunakan sebagai bahan flooring desain lantai atau sering dijadikan sebagai pelapis papan kayu. Meski memiliki ukuran yang cukup tipis, namun kayu satu ini sudah terkukti memiliki ketahanan yang cukup bagus.

Tak hanya itu, teakblock kayu lapis memiliki tingkat keindahan yang begitu khas, sehingga mampi menampilkan nilai estetika pada hunian.

2. Plywood

Jenis Kayu lapis selanjutnya ialah Plywood, mungkin kamu sering mendengar material satu ini, yaps Plywood merupakan material berupa lemabran atau irisan kayu tipis yang bertumpuk pada ketebalan tertentu.

Lembaran tersebut, nantinya disatukan dengan tambahan lem khusus, kemudian diolah menggunakan mesin agar membentuk lembaran papan yang kuat dan kokoh.

Terdapat juga beragam macam kayu yang bisa kamu gunakan sebagai panel plywood, ntah itu kayu keras maupun kayu bertekstur lunak, menurut beberapa infomrasi yang didapat, kekuatan utama pada plywood ini ada dibagian serat yang tegas lurus.

Sedikit informasi, jika lembaran pertama pada plywood berserat horizontal maka lemabran diatas seratnya adalah vertikal kemudian diatasnya lagi berserat horizontal dan seterusnya.

Dengan kata lain, pada lapisan kayu akan dipasang berselang seling serat kayunya agar tekstur yang terbentuk tampak kaku dan kokoh. umumnya, satu lembar plywood terdiri dari lapisan kayu dalam jumlah ganjil.

3. Blockboard

Material lapis lainnya yaitu Blokboard yang terdiri dari potongan kayu kecil berukuran 4 cm hingga 5cm, yang kemudian dipadatkan menjadi lembaran papan. Potongan kayu yang digunakan harus memiliki tekstur lunak, adapun mengenai ketebalan bloackboar yang terbagi menjadi 2 bagian yaitu ketebalan 15 mm dan ketebalan 18 mm.

Sedangkan untuk ukuran jenis kayu lapis ini memiliki ukuran panjang dan lebar sekitar 240 cm x 120 cm, yang mungkin mirip dengan ukuran triplek. Jenis kayu olahan ini memang banyak diminati untuk bahan baku pembuatan lemari dan rak, dikarenakan blockboard tersebut dari bahan kayu yang lunak, tentu saja membuat ketahannya tidak terlalu kuat.

Inilah sebabnya mengapa kayu blokboard lebih murah jika dibandingkan dengan harga triplek, kendati demikian, plywood masih dinilai lebih baik ketimbang material particle wood. Mengapa demikian? Berikut ulasan particle wood :

4. Partikel Wood

Partikel wood merupakan sebuah produk kayu oalahan yang pembuatannya terbuat dari bahan limbah kayu, adapun proses pembuatannya yang dilakukan degnan cara dipanaskan dan dipres sehingga bahan tersebut membentuk lembaran atau lempengan yang menyerupai kayu.

bukan hanya itu, bobbot dari material kayu lapis inipun diratakan agar papannya terasa lebih ringan, inilah sebabnya mengapa produk partikel board tidak mampu menahan beban yang terlalu berat, dan kerap dijadikan sebagai material furntiure, seperti meja, lemari hingga flooring.

5. Multiplex

Multiplek menjadi jenis triplek terakhir yang bisa kamu gunakan, material ini biasa kita sebut dengan istilah triplex yang merupakan produk kayu olahan yang terbaut dari lembaran venner kayu. Pada umumnya, papan venner tersebut akan diproses dengan cara ditekan dan diikat menjadi satu bagian solid.

Baca juga : Beberapa Jenis Triplek yang Wajib Anda gunakan, Berikut Jenis terbaiknya

Biasnya proses penempelan multifplex akan dilakukan dengan melawan arah serat, yang hal ini bertujuan untuk membentuk ikatan, spesifikasi multiplexpun akan dinilai dari beberapa aspek, seperti ketebalan, kerekatan, serta proses pemadatan venner.

Multiplex itu sendiri terdiri dari lapisan vener kayu yang umumpunya berjumlah tiga lapis, yang dimana ketiga venner tersebut memiliki tingkatan ketahanan yang berbeda-beda. Ya semakin kuat, maka ketahanan triplek akan semakin tinggi.

Jadi, sudah tahu apa yang dimaksud kayu lapis?

Scroll to Top