Mengenal Kayu Pinus – Setuju engga sih kalau akhir-akhir ini kayu menjadi topik utama di pencarian internet? Yap, jelas. Kayu merupakan material interior dan furniture yang memiliki keistimewaaan tersendiri.
Terlebih warna kayu yang estetik menjadi point utama mengapa kayu banyak dicari. Terlebih, beberapa faktor lainnya seperti tingkat keras dan awet yang tinggi, yang membuat kebutuhan interior menjadi lebih awet dan tahan lama.
Jenis kayu yang beragampun, menjadi topik penting untuk Anda ketahui, tentunya tidak hanya kayu jati dan ulin saja yang memiliki kualitas dan warna yang populer, melainkan jenis kayu satu ini. Kayu Pinus. Sudah tahu?
Kayu Pinus atau yang sering dikenal dengan kayu belanda ini, memiliki warna dan tekstur kayu yang unik lho, hal ini membuat kayu satu ini banyak digunakan dibeberapa kebutuhan. Kira-kira bagaimana ya karakteristiknya? yuk simak ulasannya :
Tentang Pohon Pinus

Pohon Pinus atau Pohon cemara merupakan pohon yang masuk kedalam jenis Configerous Evergreen ( Pohon yang tumbuh mengerucut dan memiiki daun berwarna hijau sepanjang tahun )
Pertumbuhan Pohon Pinus
Pohon pinus umumnya dan berkembang secara bergerombol, kondisi tanah yang cocok untuk pinus, ialah tanah usam, berpasir dan memiliki serapan air yang tinggi. Maka dari itu, pohon satu ini sangat susah ditemukan, dibeberapa wilayah indonesia yang gersang.
Kawasan, hutannyapun perlu di daerah tinggi dengan suhu 18*C hingga -3C, untuk itu anda akan sering menemukan pohon ini di bukit maupun gunung di Indonesia.
Jenis Pinus Indonesia
Namun, sebelum membahas karakteristik dari kayu pinus, ada satu hal yang perlu anda ketahui, bahwa tidak semua jenis pinus dapat tumbuh diindonesia, Tepatnya satu spesies pinus bernama Sumatran Pine, atau pinus merkusi jungh ini berasal dari Sumatera tepatnya didaerah Sipirok.
Jenis Pinus tersebut memiliki karakteristik dan manfaat yang unggul lho, kira-kira bagaimana karakteristikk pinus khas indonesia dan apa saja manfaatnya? yuk simak ulasannya berikut :
Karakteristik Kayu Pinus

Kayu yang dihasilkan dari pohon pinus memiliki karakteristik kayu yang ringan atau sedang, karena berat jenisnya sekitar 0,46 sampai 0,7 saja. dengan golongan kelas kuat yang cukup tinggi, yang berada di kelas Kuat II – III dan kelas awet IV.
Umumnya, gubal dari kayu pinus memili tebal 6 hingga 8cm, dengan warna putih dan kekuningan kuningan, sedangkan kayu terasnya berwarna cokelat tua atau kemerahan. Dengan tekstur yang bergelombang.
Usia berapa kayu pinus bisa diolah?
Kayu Pinus yang bisa diolah merupakan jenis kayu pinus yang telah berusia 15 tahun, umumnya kayu pinus dimanfaatkan untuk kebutuhan furniture, mebeul, perabotan, kayu lapis, dan pemanfaatan lainnya.
Namun, tidak hanya disitu saja, melainkan kayu pinus memiliki manfaat yang lebih lho, manfaat tersebut tentunya akan sangat berguna untuk Anda yang berada di dunia kontruksi, untuk itu yuk simak manfaatnya berikut :
Serba serbi Manfaat Kayu Pinus

Pembudidayaan yang mudah dan pertumbuhan yang cepat, membuat para pengusaha industri memiliki banyak keuntungan jika menanam pohon satu ini, seperti batang kulit, getah dan daun memiliki manfaat ekonimis. Kira-kira apa saja? berikut informasinya :
Manfaat Kontruksi Kayu Pinus
- Bahan Baku Furniture, dengan kualitas kayu yang unggul dan struktur kayu yang halus, membuat kayu ini sangat cocok dan mudah untuk dijadikan bahan utama produk Meubeul.
- Bahan Buku dan Alat Tulis, sifat kayu pinus yang halus dengan kepadatan yang rendah membuat kayu ini mudah dihancurkan, dan tentunya sangat unggul untuk dijadikan Kertas dan pensil.
- Bahan Baku kerajinan, tidak hanya dijadikan bahan furniture saja, melainkan Kayu pinus dapat diolah menjadi kerajinan seperti Jam tangan, miniatur, aksesoris, sumpit dan sebagainya.
- Bahan Peti Kemas, Peti kemas yang digunakan untuk distributor eksport dan import, biasanya menggunakan packing kayu pinus yang terkenal kuat.
Baca juga : Mencari Kayu kuat untuk Lantai Hunian? Gunakan kayu ini! ( Klik Disini )
Seperti yang telah disinggung diatas, bahwa kayu pinus dikenal dengan kayu yang bagus untuk dimanfaatkan sebagai bahan obat, kira-kira penyakit apa saja ya? yuk simak ulasannya :
Manfaat Kayu Pinus untuk Kesehatan
- Sumber Vitamin C, kulit dari daun pinus mengandung Flavanoid. Senyawa kandungan ini meiliki sifat anti oksidan dan mengandung vitamin C, hal ini membuat kulit pinus sering dipakai sebagai bahan suplemen dan obat nyeri.
- Obat Pernafasan, sudah banyak yang menggunakan ekstrak pohon pinus untuk diolah menjadi essential Oil, minyak ensetial ini digunakan sebagai terapi pernafasan seperti sesak, sinus dan sebagainya.
- Pereda Stres, siapa yang disini sering kegunung dan setelahnya tenang? hal tersebut dikarenakan pohon pinus mengeluarkan oksigen bersih yang bagus untuk mengurangi stres.
Terlepas dari manfaat kayu pinus, tentunya kayu satu ini memiliki beragam kelebihan lho. Apa saja kelebihannya? yuk simak uraiannya berikut :
Kelebihan dan Kelemahan Kayu Pinus

Kelebihan Kayu Pinus
1. Tidak Mahal atau Terjangkau
salah satu kelebihan dari penggunaan kayu pinus yaitu, Anda tidak perlu mengeluarkan budget yang tinggi, hal ini dikarenakan kayu pinus tidak terlalu dirawat oleh penjual, dan dijual dengan harga yang lebih Murah
2. Warna Yang terang
Tentunya penggunaan warna yang terang pada produk furniture akan meningkatkan daya jual yang tinggi bukan? hal ini terdapat pada Kayu Pinus yang memiliki warna dan pola serat yang ekonomis.
3. Tahan Lama
Kayu pinus terkenal sebagai kayu yang kaku, membuat perabotan yang terbuat dari kayu pinus, tergolong kuat dan tahan lama. Kayu Pinus, cocok dijadikan Meja, ursi dan lemari yang membutuhkan daya tahan tinggi.
4. Kayu Ringan
Furniture yang terbuat dari kayu pinus ini ternyata lebih ringan dari kayu jati lho, hal ini tentunya dapat memudahkan Anda untuk memindahkan perabotan jika ingin mengubah tampilan Ruangan.
5. Baik untuk kesehatan
Salah satu kelebihan lainnya, yaitu kayu pinus ternyata ramah lingungan, hal ini dikarenakan kayu pinus tumbuh dengan cepat dan memiliki senyawa alami yang baik untuk kesehatan.
Tentunya, tidak hanya kelebihannya saja yang perlu Anda ketahui, melainkan Anda perlu mengenal kelemahannya juga. Berikut informasinya :
Kelemahan Kayu Pinus
1. Mudah Memuai
Pastinya ada kelebihan dan kelemahan, kelemahan kayu pinus ialah mudah memuai, melekuk, dan tergores sehingga Anda perlu berhati-hati jika memiliki perabotan yang terbuat dari kayu satu ini.
2. Butuh Perawatan Lebih
karena mudah tergores, furniture dari pinus membtuhkan perawatan yang lebih, bahkan kayu ini dapat berubah warna menjadi warna patina dari waktu ke waktu, untuk itu Anda perlu melapisinya dengan lapisan warna yang kuat.
Baca juga : Intip Fungsi Reng Kayu Dan Jenis Kayu Terbaiknya! Ternyata Ini Yang Terbaik
Bagaimana? masih tertarik menggunakan Kayu Pinus? Jika Anda tertarik, Anda perlu mengenal 2 jenis kayu pinus terbaik, kira-kira apa saja ya? berikut jenisnya :
Jenis Kayu Pinus Terbaik

Terdapat 2 jenis kayu pinus yang bisa Anda gunakan sebagai bahan Furniture, yaitu Pinus merkusi dan radiata. Berikut ulasan kedua jenisnya :
Jenis Kayu Pinus Merkusi
Kayu Pinus merkusi memiliki tinggi pohon 25-45 cm dengan diameter 1 meter, pengeringan kayu ini memakan waktu yang lama hingga 12 sampai 15 hari untuk mencapai MC level 12% atau kualitas kayu terbaik.
Kayu Pinus merkusi memiliki serat yang lurus dan sama rata, Anda bisa menemukan jenis pinus satu ini di gunung kerinci, gunung talang hingga pulau sumatera. biasanya pinus ini terkenal dengan furniturenya yang kuat.
Jenis Pinus Radiata
berbeda dengan merkusi, Pinus Radiata memiiki diameter kayu di 20-80 cm dengan tinggi pohon yang mencapai 15-30 meter, lama pengeringannya hampir sama memakan waktu dengan Pinus merkusi.
Batang dan seratnya yang lurus namun banyak mata kayu, hal ini dikarenakan pinus radiata memiliki cabang kecil dibatangnya. Namun, kayu pinus radiata hanya bisa Anda temukan diluar negeri saja.
Bagaimana? jenis pinus mana yang akan Anda gunakan?
