Jenis – Jenis Jembatan dari Bentuk, ukuran dan Fungsinya

Jenis – Jenis Jembatan – Pengertian Jembatan sendiri merupakan sebuah struktur yang dibuat atau digunakan untuk menyebrangi beberapa area yang tidak terjangkau atau terpisah seperti jurang atau beberapa alur lain, seperti sungai, jalan raya ataupun rel kereta api.

Umumnya, Jembatan dibangun untuk memudahkan para penjalan kaki atau pengendara melewati rintangan yang ada. Pastinya, pengguaan jembatan memerlukan kontruksi yang benar, agar kuat terhadap bobot yang berat.

material jemabtanpun perlu dipikirkan, sebab beberapa material jemabtan terkadang membahayakan. Lalu, material jemabatan apa saja yang direkomendasikan? untuk lebih mengenal material jembatan, simak ulasan satu ini :

Fungsi Jembatan

Jika dilihat dari pengertiannya, jembatan memiliki fungsi sebagai penghubung antara dua bagian jalan yang terputus oleh ringan seperti sungai, lembah dan jurang, selain itu jembatan sendiri memiliki beberapa fungsi, diantaranya :

  • Sebagai alat penyebrangan besar ataupun Kecil
  • Sarana insfrastuktur untuk memikat daya jual wisata
  • Sebagai lokasi parawisata
  • sebagai sarana penyebarangan kendaraan umum ataupun kereta api

lalu, jenis material apa saja yang aman untuk jembatan? berikut material terbaiknya :

5 Jenis Kontruksi Jembatan paling Aman

1. Jenis Beam bridge

Salah satu jenis jembatan yang sering kita lihat yakni, beam bride atau dikenal dengan jembatan grider, dimana desain kontruksi jembatan ini menjadi paling sederhana dalam sebuah jemabtan.

Biasanya, jenis beam bridge berbentuk horizontal lurus, dengan tiang-tiang utnuk mengkokohkannya. Biasanya kontruksi jembatan beam brige dirancang dengan menggunakan baja atau beton yang tertancap di permukaan tanah paling dalam.

Baca Juga : Apa itu Bekisting? Kenali Jenis dan Fungsi Sesungguhnya

Biasanya, jenis jembatan beam bridge digunakan untuk menghubungkan dua daratan yang dipisahkan oleh sungai.

2. Jenis Trus Bridge

Salah satu jenis jembatan paling banyak di Indonesia, yakni jenis truss bridge atau jembatan kerangka, jenis jemabtan ini berbentuk triangular, mungkin kalian sering melihat jembatan bentuk seperti ini, berbeda dari jenis jembatan lainnya.

Jembatan truss bridge tidak menancap kedalam tanah. Meski begitu, tiang jemabtan ini menjadi lebih kaku dengan bentuk segitiga yang menghubungkan tiang yang satu dengan lainnya.

Jika dilihat, jembatan ini terlihat garis diagonal pada tiang jemabtan yang memiliki fungsi untu mentransfer beban ke area ang lebih luas. Alhasil beban tidak terfokus kedalam satu titik, sehingga aman utnuk dilewati berbagai kendaraan darat.

3. Jenis Cable Stayed Bridge

Jenis jembatan berikutnya yakni tipe jembatan yang digunakan untuk variasi yang panjang dari 100 meter hingga 600 meter, dimana elemen pemikulnya yaitu kabel yang kemudia ditumpu pada satu tower, tipe ini memiliki titik pusat massa yang relatif rendah.

Sehingga sangat baik digunakan pada daerah dengan risiko gempa, di Indonesia kamu bisa melihat salah satu jembatannya, seperti jembatan Pasopati dibandung.

4. Jenis Arch Bridge

Jenis jembatan astu ini merupakan tipe yang lebih mengehemat material karena tidak membutuhkan banyak material, dimana jembatan ini dibuat secara melengkung menyerupai busur panah. Tak hanya lebih hemat, jenis arch bridge menjadi jenis yang lebih kuat lho.

Baca Juga : Jenis Kayu Terbaik untuk Dermaga! Kenali Karakteristiknya Terlebih Dahulu

5. Jenis Suspension Bridge

Mungkin, jika kamu bagian dari orang yang senang bermain kearea hutan, maka jenis jembatan satu ini paling banyak kitajumpai. Di indonesia sendiri jenis suspension brige menjadi jenis populer yang banyak digunakan.

Biasanya, jembatan ini digunakan untuk menghubung antara kawasan jurang, lembah, dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Tipe jembatan ini umumnya, digunakan untuk panjang membentang hingga 1400 meter.

Biasanya, jenis jembatan paling banyak digunakan di indonesia, dibuat dengan material tali baja, dan material kayu berkualitas. Pastinya jenis kayu yang digunakanpun memiliki kualitas yang kuat dan kokoh.

Material Jembatan Popouler

  • Material Kayu : Material kayu kerap digunakan untuk kebutuhan jembatan, sebab memiliki kekokohan yang tinggi, dengan durasi keawetan yang panjang. Tampilan yang cantikpun menjadi daya tarik tersendiri untuk sebuah jembatan, apalagi jembatan wisatawan.

    Baca Juga : Ketahui Jenis Kayu Kelas I dan Keuntungan Menggunakannya
  • Material Batu : Batu kerap menjadi alternatif pilihan bagi beberapa jembatan, namun material batu sendiri kerap menjadi pondasi atau struktur pada jembatan sendiri sebab memiliki kekokhan dan daya rekat yang baik. Namun sayangnya, materia; batu sudah jarang digunakan lagi.
  • Material baja : Jembatan berbahan dasar baja kerap menjadi bahan kontruksi utamanya, jemabtan ini digunakan untuk jembatan dengan bentangan yang besar, sehingga kuat dan kokoh. Penggunaan jembatan baja banyak digunakan dan bentuknya lebih bervariasi.
  • Material Komposit : Material jembatan lainnya, dibuat dari perpaduan dua bahan yang sama atau berbeda, tentu dengan mempertimbangkan sifat kedua bahan tersebut sehingga lebih menghasilkan struktur jembatan yang lebih kuat.

Jadi, sudah tahu jenis jembatan dan materialnya?

Scroll to Top